siginews-Jombang – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Jombang. Mantan Bupati Jombang, Ali Fikri, dikabarkan telah meninggal dunia di Jakarta pada Kamis malam, 10 Juli 2025. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di usia 64 tahun.
Meski hanya menjabat selama 103 hari pada tahun 2008, sosok Ali Fikri memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Jombang. Menurut Hari Sukemi, Ali Fikri dikenal sebagai intelektual Muhammadiyah dan merupakan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) pertama di Jombang.
Semasa hidupnya, almarhum juga pernah berkiprah sebagai wakil rakyat selama satu periode, dan menjabat sebagai Wakil Bupati Jombang satu periode di era terakhir pemilihan melalui voting dewan.
“Keren pokoke pak Ali Fikri iki, tidak antik kritik,” ucap Sukemi dalam pesan diterima wartawan, Jumat (11/7/2025).
Menjabat Wakil Bupati Jombang pada periode 2003–2008 mendampingi Suyanto, Ali Fikri kemudian diangkat menjadi Pelaksana Tugas Bupati Jombang mulai 12 Juni hingga 23 September 2008. Hanya 103 hari menjabat sebagai Bupati Jombang, namun nama Ali Fikri tetap dikenang hingga hari ini.
Tokoh kelahiran Desa Sumobito 22 April 1961, dan memulai karier sebagai guru serta PNS di Kementerian Agama sebelum terjun ke dunia birokrasi pemerintahan. Dikenal luas sebagai pribadi yang rendah hati dan mengedepankan pelayanan. Di tengah dinamika politik, ia justru memperlihatkan sisi kepemimpinan yang tidak hiruk-pikuk.
“Beliau bukan tipe yang haus panggung, tapi selalu ada saat dibutuhkan,” ungkap Sukemi.
Ali Fikri meninggalkan istri, Euis Murniati, dan empat orang anak yang beranjak dewasa: Raissya Aulia, Amalia Fitriani, Ivan Taufiqurrahman, serta Sa’dullah Iskandar Hafidz. Ia juga meninggalkan warisan keteladanan tentang bagaimana kekuasaan tidak harus lama untuk bisa bermakna.
Sementara, Bupati Jombang H. Warsubi menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Drs. H. Ali Fikri, mantan Bupati Jombang yang pernah tercatat sebagai pemimpin daerah dengan masa jabatan tersingkat, hanya 103 hari.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami sangat kehilangan sosok Pak Ali Fikri. Beliau menunjukkan dedikasi dan ketegasan luar biasa,” ujar Bupati Jombang, H Warsubi.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyampaikan duka mendalam. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambahnya,
Ali Fikri dikenal publik Jombang sebagai figur pemimpin yang rendah hati namun tegas dalam kebijakan.
H. Warsubi berharap keteladanan Ali Fikri dapat terus menginspirasi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Jombang.
“Mari kita bersama, semoga seluruh amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan semangat pengabdian beliau menjadi teladan bagi kita semua untuk terus membangun Jombang yang lebih baik,” tutupnya.
(Pray/Editor Aro)