siginews-MotoGP Sachsenring, Jerman – Sirkuit Sachsenring yang basah menjadi saksi bisu dominasi Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) dalam sesi Sprint MotoGP pada Sabtu (12/7).
Meski sempat melakukan kesalahan di awal, “King of Sachsenring” ini tak terbendung dan berhasil meraih kemenangan ke-10 di Tissot Sprint musim ini, setelah pertarungan ketat di trek licin.
Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) harus puas di posisi kedua, sementara Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) berhasil merebut posisi ketiga dari Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dalam perebutan podium yang dramatis.
Start Buruk, Kebangkitan Sang Raja Trek Basah
Mengawali balapan dari pole position di bawah kondisi trek basah, Marc Marquez justru membuat kesalahan fatal. Ia melebar di Tikungan 1, membuat pimpinan lomba direbut oleh Bezzecchi. Morbidelli, Quartararo, dan Di Giannantonio juga melesat ke depan.
Sementara motor #93 melorot ke posisi kelima. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) juga bernasib serupa, harus turun ke urutan ke-10 setelah start yang buruk.
Namun, kehilangan posisi terdepan justru memantik semangat Marc Marquez. Sempat mendapatkan perlawanan sengit dari Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), pembalap Ducati itu berhasil mempertahankan posisinya.
Ia kemudian melancarkan perburuan. Tersingkirnya Franco Morbidelli yang mengalami kecelakaan di Tikungan 3 pada Lap 3 membuka peluang emas bagi Marc Marquez untuk naik ke posisi keempat. Memasuki Lap 4, ia bahkan sudah merebut posisi tersebut dari Di Giannantonio.
Duel Sengit di Trek Basah: Marquez vs Bezzecchi
Saat balapan Sprint menyisakan tujuh lap, jarak antara Bezzecchi yang memimpin dan Marc Marquez adalah 1,603 detik. Di antara mereka, Quartararo tampil solid di posisi kedua. Namun, El Diablo tak berdaya menahan kecepatan luar biasa dari Marc Marquez. #93 berhasil melewatinya dan merebut posisi kedua, memulai perburuan ketat terhadap Bezzecchi.
Lima lap tersisa, keunggulan Bezzecchi dipangkas menjadi kurang dari sedetik. Bez sempat memperlebar jaraknya, namun Marc Marquez kembali memangkasnya. Pada tiga lap terakhir, kedua pembalap hanya berjarak kurang dari setengah detik, menciptakan ketegangan yang memuncak di trek basah. Mendekati sisa lomba, bintang Ducati itu terus memacu kencang motornya, menunjukkan keahliannya yang legendaris di kondisi licin.
Puncaknya terjadi di lap terakhir. Marc Marquez akhirnya menaklukkan Bezzecchi di Tikungan 1. Bezzecchi mencoba memberikan perlawanan, namun sang rival terlalu tangguh di lintasan yang penuh tantangan.
Hasil akhir Tissot Sprint menempatkan Marc Marquez sebagai pemenang, diikuti Marco Bezzecchi dan Fabio Quartararo. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) mengklaim posisi kelima, diikuti Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) di posisi keenam. Johann Zarco finis ketujuh setelah mengalahkan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP).
Sementara Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) mengamankan posisi kesembilan meskipun sempat melebar di Tikungan 6. Raihan mengecewakan justru didapat Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) yang finis ke-12, di belakang Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha MotoGP).
(Editor Aro)