siginews-Surabaya – Dukungan terhadap gerakan Rakyat Jawa Timur Menggugat terus mengalir. Pada H-6 aksi pada 3 September 2025, elemen masyarakat yang tergabung dalam Alinasu Alam Bersatu Jaya Lamongan berkunjung ke posko. Mereka menyampaikan bakal mengerahkan sekitar 500 orang pada aksi di Grahadi nanti.
“Malam ini, pertama, silaturrahmi kepada Cak Sholeh (korlap aksi Rakyat Jawa Timur Menggugat). Kedua, kami komunikasi dan koordinasi terkait persiapan pada 3 September aksi damai di depan gedung Grahadi,” ujar Miftah Zaini Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya Lamongan, di posko Rakyat Jawa Timur Menggugat, di depan patung Gubernur Suryo, Taman Apsari, Surabaya, Rabu (27/8/2025) malam.
Miftah mengatakan, ketika aksi pada 3 September 2025 nanti di depan gedung Grahadi, Aliansi Alam Bersatu Jaya Lamongan akan mengerahkan massa aksi sekitar 500 orang.
https://siginews.com/berita/17459/h-7-demo-posko-rakyat-jawa-timur-menggugat-pindah/
“InsyaAllah kami dari Lamongan nanti, sepakat untuk memberangkatkan sekitar 500 aktivis yang peduli terhadap pada gerakan 3 September nanti,” terang Miftah.
Sementara itu, Suliono Wakil Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya Lamongan menambahkan, kedatangannya di Posko Rakyat Jatim Menggugat adalah meminta izin ke Cak Sholeh untuk mengerahkan sekitar 500 orang dari Lamongan.
“Sebagai dukungan kita bahwa korupsi harus di basmi di bumi Jawa Timur,” tegas Suliono.

Aliansi Alam Bersatu Jaya Lamongan juga akan ikut orasi menyampaikan aspirasi yang diusung Gerakan Rakyat Jawa Timur Menggugat dengan agenda tuntutan, 1-Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Roda 2 dan Roda 4.; 2-Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Triliunan Rupiah Yang Diduga Melibatkan Gubernur Jatim.; 3-Hapus Segala Bentuk Pungli Di Sekolah SMA/SMK Negeri di Jawa Timur.
“Kita akan ikut orasi, karena Gubernur Jatim diduga ikut terlibat terkait pokir (dana hibah pokok pikiran) yang ada di Jawa Timur, khususnya pokir yang ditaruh di Kabupaten Lamongan itu kami menduga banyak masalah, dikarenakan banyak yang fiktif,” tegasnya.
Terkait kesiapan nanti pada aksi Rakyat Jawa Timur Menggugat pada 3 September nanti, kata Suliono, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Lamongan, untuk mengawal keberangkatan sekitar 500 orang dari Lamongan menuju Surabaya.
https://siginews.com/berita/17452/posko-rakyat-jawa-timur-menggugat-dikirimi-2-paket-apa-itu/
“Kita akan menyediakan kendaraan 25 armada Elf. Kami juga menyiapkan spanduk-spanduk untuk pampang bahwa untuk aksi ini kita tidak melenceng dari agenda tiga tuntutan dari Rakyat Jawa Timur Menggugat,” katanya.
“Pada saat keberangkatan dari Lamongan menuju Surabaya, kami juga berkoordinasi dan meminta pengawalan dari Polres Lamongan,” jelas Suliono.
(jrs)