Reporter : Anggoro
Headlines
Selasa, 2 Juni 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Sebanyak 2.106 SMA dan SMK swasta di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur siap memperluas akses pendidikan bagi calon peserta didik baru melalui penyediaan program beasiswa pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memaparkan bahwa partisipasi sekolah swasta dalam menyediakan beasiswa tahun ini mengalami lompatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu.
“Pemprov Jawa Timur juga menyampaikan terima kasih bahwa sangat banyak sekolah-sekolah swasta yang memberikan beasiswa, baik itu SMA maupun SMKN, ini rata di seluruh kabupaten/kota,” katanya usai meresmikan Aula Graha Nusantara di SMAN 2 Surabaya sekaligus meninjau jalannya pelaksanaan SPMB 2026 di SMAN 1 dan SMAN 2 Surabaya pada Senin (1/6/2026).
Pada SPMB tahun 2025, jumlah SMA dan SMK swasta yang membuka jalur beasiswa tercatat sebanyak 1.757 sekolah, dan kini di tahun 2026 melonjak menjadi 2.106 sekolah.
“Jadi di Jawa Timur ini untuk peserta sekolah swasta yang ikut memberikan beasiswa, kalau tahun 2025 ada 1.757 sekolah, tahun 2026 ada 2.106 sekolah,” paparnya.
Peran aktif sekolah swasta ini dinilai sangat krusial mengingat keterbatasan daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri di wilayah setempat yang tercatat hanya mampu mengakomodasi sekitar 39,3 persen dari total lulusan jenjang sebelumnya.
Di sisi lain, realita keterbatasan kapasitas sekolah negeri tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah. Ia menegaskan, meskipun sebagian besar calon murid menaruh harapan tinggi untuk menembus sekolah negeri, keterbatasan ruang kelas memaksa sebagian dari mereka untuk menentukan pilihan ke lembaga pendidikan swasta.
“Tapi sebanyak-banyaknya mereka berharap bisa masuk sekolah yang diinginkan, bahwa kapasitas SMAN-SMKN itu kira-kira kapasitasnya 39,3 persen. Jadi selalu ada ruang di mana kemudian mereka harus menentukan ke sekolah-sekolah swasta,” terang Khofifah.
Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya kepedulian dan semangat kegotongroyongan yang ditunjukkan oleh pengelola sekolah swasta.
Kerja sama ini dinilai sangat efektif dalam nyengkuyung (membantu) serta meringankan beban ekonomi masyarakat agar anak-anak mereka tetap bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.
Seiring dengan bertambahnya jumlah sekolah, kuota penerima manfaat program beasiswa ini pun ikut terkerek naik secara signifikan. Jika pada tahun lalu kapasitas beasiswa swasta hanya menyasar 72.989 siswa, maka pada SPMB 2026 ini jumlahnya bertambah menjadi 79.086 kuota siswa.
(Editor Aro)
#Beasiswa sekolah swasta
#Beasiswa SMA
#Dindik jatim
#Gubernur Khofifah
#Kuota sekolah negeri
#SPMB
#SPMB Jatim




Headlines.Rabu, 12 Maret 2025

Jawa Timur.Senin, 14 Juli 2025

Banyuwangi.Kamis, 7 November 2024

Hukrim.Selasa, 9 September 2025