siginews

Benarkah Stok BBM Akan Habis dalam 20 Hari? Ini Jawaban Menteri Bahlil

Reporter : Sigit P

Bisnis

Jumat, 6 Maret 2026

Waktu baca 2 menit

Benarkah Stok BBM Akan Habis dalam 20 Hari? Ini Jawaban Menteri Bahlil

Siginews.com-Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan jawaban tegas terkait kekhawatiran masyarakat mengenai ketahanan energi nasional.

Di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah yang berujung pada penutupan Selat Hormuz, muncul isu bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia hanya cukup untuk sekitar 20 hari.

Bahlil membantah keras kabar tersebut dan memastikan bahwa cadangan BBM nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Saat ini, stok nasional terjaga di level 23 hari kebutuhan dan pemerintah berkomitmen untuk terus menjaganya tetap di atas 21 hari.

“Tidak benar stok BBM akan habis dalam sekitar 20 hari. Cadangan kita selalu terjaga di atas 21 hari dan tidak pernah di bawah level tersebut. Pasokan terus kita tambah baik dari dalam maupun luar negeri tanpa menunggu stok menipis,” ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (5/3).

Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia telah mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan sumber pasokan minyak mentah. Meski sekitar 20–25 persen impor minyak mentah Indonesia berasal dari Timur Tengah, pemerintah kini telah menambah pasokan dari kawasan lain seperti Afrika, Australia, hingga Amerika Serikat.

Langkah ini diambil guna memastikan kilang-kilang di dalam negeri tetap beroperasi tanpa bergantung pada jalur Selat Hormuz yang tengah bergejolak.

“Kita sudah mengalihkan sumber pasokan ke Amerika atau negara-negara yang tidak melalui Selat Hormuz. Sementara menyangkut BBM, yang kita impor bensin dan itu berasal dari Asia Tenggara, jadi tidak terdampak dinamika di Timur Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa untuk jenis Solar, Indonesia sudah tidak lagi bergantung pada impor karena seluruhnya telah diproduksi oleh kilang domestik.

Sedangkan untuk bensin jenis bensin (RON 90 hingga RON 98), pasokannya dipastikan aman karena diimpor dari mitra di kawasan Asia Tenggara.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Pemerintah juga memberikan jaminan ganda menjelang Hari Raya Idulfitri: pasokan melimpah dan harga tidak naik.

“Saya pastikan bahwa sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan harga BBM subsidi. Kami sudah mengantisipasi agar stok BBM dan LPG aman menjelang Lebaran. Jadi masyarakat tidak perlu ragu meski terjadi dinamika global,” tambah Bahlil.

Sebagai langkah jangka panjang, Bahlil mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi khusus untuk memperkuat ketahanan energi nasional secara drastis. Presiden memerintahkan agar cadangan BBM ditingkatkan dari hitungan hari menjadi hitungan bulan.

“Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kami untuk segera membangun storage agar cadangan BBM kita bisa mencapai 3 bulan. Salah satu alternatif lokasi terbaik pembangunan fasilitas penyimpanan ini adalah di wilayah Sumatera,” tutup Bahlil.

Dengan kebijakan ini, pemerintah optimis Indonesia akan memiliki benteng pertahanan energi yang lebih kokoh dalam menghadapi segala bentuk krisis geopolitik di masa depan.

 

(Editor Aro)

#Bahlil Lahadalia

#BBM

#Dampak konflik Timur Tengah

#Konflik Timur Tengah

#Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

#Pasokan BBM

#Stok BBM

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.