siginews

Bukan Surabaya? Sejarawan Beberkan Bukti Kelahiran Soekarno di Jombang

Reporter : Redaksi

Headlines

Selasa, 23 Desember 2025

Waktu baca 2 menit

Bukan Surabaya? Sejarawan Beberkan Bukti Kelahiran Soekarno di Jombang

Siginews.com-Jombang – Sebuah langkah besar untuk meluruskan benang merah sejarah bangsa dilakukan oleh sekelompok pegiat sejarah dari Jombang.

Bertempat di Surabaya pada Senin (22/12/2025), suasana hangat menyelimuti pertemuan antara Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan para tokoh cagar budaya dan Disdikbud Jombang (Tim Ahli Cagar Budaya Jombang)

Inti dari pertemuan ini cukup krusial: mengembalikan identitas kelahiran sang Proklamator, Ir. Soekarno, ke tanah Ploso, Jombang, 1902 silam.

Arif Yulianto membedah narasi tersebut dengan lugas di depan sang Menteri. “Kami bersyukur atas kesempatan ini,” tutur Cak Nas, Ketua TACB Jombang, yang memimpin rombongan tersebut demi memperjuangkan kebenaran sejarah yang selama ini menjadi diskusi panjang di masyarakat.

Lanjutnya, “Kami menyampaikan terima kasih kepada beliau, semoga pertemuan ini bisa menjadi katalisator penetapan Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang.”

Ia menilai pertemuan tersebut sangat efektif, singkat, padat, dan berisi. Cak Nas juga berharap Kementerian Kebudayaan RI dapat memfasilitasi pertemuan dengan pihak Surabaya untuk klarifikasi (tabayyun) sejarah kelahiran Bung Karno.

“Tabayyun dengan Surabaya itu kami harapkan bisa direalisasikan dalam waktu dekat,” tuturnya.

Pertemuan ini merupakan pertemuan keduanya dengan Fadli Zon, setelah sebelumnya pada tahun 2007 Cak Nas pernah mendampingi menteri tersebut mengunjungi Yoni Gambar di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

“Ternyata beliau tadi masih ingat,” kata Cak Nas.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Sementara itu, Arif Yulianto menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, selain pemaparan, pihaknya juga menyerahkan sejumlah dokumen kepada Menteri Kebudayaan.

“Dokumen yang kami serahkan adalah kajian TACB Jombang tahun 2024 tentang Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang, copian kliping berita, serta sejumlah buku pendukung,” jelasnya.

Buku-buku yang diserahkan antara lain Candradimuka karya Dian Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai Ibu Bangsa karya Prof. Nurinwa dkk, dan Menemukan Bung Karno di Jombang karya Moch. Faisol.

Sejalan dengan Cak Nas, Arif Yulianto berharap agar pertemuan antara pihak Jombang dan Surabaya segera difasilitasi oleh Kementerian Kebudayaan.

“Kami juga mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Jombang agar perjuangan pelurusan sejarah ini dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

 

(Pray/Editor Aro)

#Bung karno

#Cagar Budaya

#Kelahiran Bung Karno

#Menteri Fadly Zon

#Penemuan situs sejarah

#Sejarawan Jombang

#Tim ahli cagar budaya Jombang

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.