Efisien hingga 90%, Inilah Senjata Baru PLN NP Lawan Emisi Karbon
Reporter : Sigit P
Bisnis
Sabtu, 18 April 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) resmi memperkenalkan terobosan terbaru dalam upaya dekarbonisasi melalui teknologi Carbon Capture berbasis mikro alga.
Inovasi yang menggunakan unit Fotobioreaktor (FBR) ini menjadi yang pertama beroperasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia dan telah diujicobakan di PLTGU Muara Karang sejak akhir Maret 2026.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengungkapkan bahwa teknologi ini memiliki kinerja yang sangat menggembirakan. Dari total emisi $CO_2$ sebesar 4-6% pada flue gas (gas buang) PLTGU Blok 3 Muara Karang, teknologi fotobioreaktor mampu menangkap emisi dengan laju efisiensi berkisar antara 70 hingga 90%.
“Setiap bulan kita juga mendapatkan side product berupa biomassa alga padat dan cair yang bisa diolah menjadi sumber pakan perikanan maupun pupuk alami,” ujar Ruly dalam kegiatan site visit di Jakarta, Jumat (17/4/2026).Senada dengan hal tersebut,
Sementara, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, menyebutkan bahwa keberhasilan penangkapan karbon dari alga ini membuka peluang besar bagi Indonesia dalam menurunkan emisi secara nasional. PLTGU Muara Karang sendiri merupakan pionir yang sebelumnya juga telah menginisiasi produksi green hydrogen.
Inovasi ini turut mendapat apresiasi dari Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Sripeni Inten Cahyani. Ia menilai UP Muara Karang telah bertransformasi menjadi pusat inovasi energi terdepan.
“UP Muara Karang menjadi center of leading innovation energy karena telah melahirkan green hydrogen serta CCS berbasis alga. Konsep yang diusung PLN NP dalam Carbon Capture and Storage (CCS) ini adalah Green CCS yang artinya memanfaatkan sesuatu yang sudah ada” terang Sripeni.
Ke depan, PLN Nusantara Power berencana mereplikasi teknologi fotobioreaktor mikro alga ini ke unit pembangkit lainnya. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target Net Zero Emission sekaligus memperkuat peran pembangkit listrik sebagai bagian dari solusi lingkungan yang berkelanjutan.
Sebagai informasi, PLTGU Muara Karang memiliki peran strategis dengan kapasitas terpasang 2.105 MW. Pembangkit ini merupakan penopang utama kebutuhan listrik area VVIP di ibu kota, termasuk Istana Presiden, Gedung DPR/MPR, serta infrastruktur vital seperti bandara internasional dan MRT.
(Editor Aro)
#Emisi karbon
#Energi terbarukan
#listrik
#pembangkit listrik
#PLN NP
#Ramah lingkungan



Berita Terkait

Cara Mengetahui Tipe Kulit Wajah Tanpa Tes Mahal
Lifestyle.Senin, 6 Oktober 2025

Amanah Ketua LD PBNU : Mendakwahkan Islam Aswaja an-Nahdliyah
Headlines.Sabtu, 11 Januari 2025

Foto: Tradisi Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. ala Wong Suroboyo
Foto.Rabu, 10 September 2025

Menkop Dukung Inkud Jalin Kerjasama Internasional di Sektor Pertanian
Ekbis.Kamis, 7 November 2024

