Reporter : Anggoro
Headlines
Sabtu, 20 Juni 2026
Waktu baca 3 menit

Siginews.com-Kediri – Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur menggelar Halaqoh Nasional bertajuk “Masa Depan Indonesia di Tengah Tekanan Ekonomi dan Geopolitik Global: Agenda Intelektual Nahdliyin di Awal Abad Kedua” di Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Minggu (21/6/2026).
Forum ini mempertemukan para intelektual dan pakar yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian agenda untuk menyemarakkan Musyawarah Nasional (MUNAS) dan Konferensi Besar (KONBES) Nahdlatul Ulama.
Pj Ketua PW ISNU Jawa Timur sekaligus Ketua Panitia, Prof. Dr. H.M. Afif Hasbullah, mengungkapkan bahwa respons cepat kaum intelektual Nahdliyin sangat mendesak demi mengantisipasi konjungtur global yang kian dinamis dan penuh ketidakpastian.
“Kita harus membangun strategi ketahanan nasional yang kuat, mandiri, serta berkelanjutan—tidak hanya kemajuan ekonomi dan teknologi, tapi juga ketangguhan spiritual dan sosial,” tegas Prof. Afif yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Matholiul Anwar, Karanggeneng, Lamongan tersebut.
Prof Afif juga menguraikan dinamika serta ketegangan geopolitik internasional saat ini membawa dampak domino langsung terhadap stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, hingga keamanan energi di level nasional.
“Indonesia menghadapi perubahan dunia sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Konflik dan ketegangan geopolitik berdampak pada stabilitas ekonomi, keamanan energi, dan ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Halaqoh nasional ini bakal membedah tantangan bangsa melalui dua sesi panel utama dengan menghadirkan deretan menteri Kabinet Merah Putih, pejabat lembaga negara, serta jajaran pemikir senior Nahdlatul Ulama.
Pada sesi pertama dengan tema ‘Menjaga Kedaulatan dan Keadilan Sosial menghadirkan pembicara di antaranya:
– Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasruddin Umar.
– Waketum PP ISNU / Komisaris Bank Jatim Prof. Dr. HM Mas’ud Said.
– Menteri PPPA Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi.
– Ketua KPAI Dr. Aris Adi Leksono.
– Komisioner Ombudsman RI Dr. Abdul Ghoffar.
– Pj Ketua PW ISNU Jatim Prof. Dr. H.M. Afif Hasbullah.
Selanjutnya sesi kedua bertemakan ‘Membangun Ketahanan Ekonomi dan Sumber Daya Nasional’ dengan narasumber:
– Ketum PP ISNU / Sekjen Kemenag Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin.
– Ketum JATMAN / Komisaris PLN Prof. Dr. KH Ali Masykur Musa.
– Direktur Wahid Institute Hj. Yenny Wahid
– Menteri ATR / Kepala BPN H. Nusron Wahid
– Rektor UIT Kediri Dr. KH Reza Ahmad Zahid
– Ketua KPI Pusat Ubaidillah
Melalui pemikiran kolektif dari para narasumber lintas sektor tersebut, forum ini ditargetkan mampu memformulasikan draf kajian yang mendalam. Hasil dari halaqoh nasional di Kediri ini nantinya akan diantar sebagai rekomendasi kebijakan strategis, baik untuk internal organisasi Nahdlatul Ulama maupun bagi pemerintah dalam menakhodai kebijakan pembangunan nasional.
Bagi masyarakat, akademisi, dan kader Nahdliyin yang ingin bergabung, pihak panitia membuka akses pendaftaran peserta secara terbuka melalui tautan resmi bit.ly/halaqohisnu dengan pusat informasi yang dikoordinasikan oleh Moch. Dawud.
(Editor Aro)
#Halaqoh Nasional 2026
#Isnu Jawa Timur
#KONBES NU
#Munas NU
#NU




Bisnis.Minggu, 21 Desember 2025

Headlines.Minggu, 25 Agustus 2024

Headlines.Jumat, 4 Oktober 2024

Jawa Timur.Selasa, 25 Maret 2025