Indonesia-Jepang: Siap-siap Skema Baru Kuliah & Riset di Luar Negeri
Reporter : Sigit P
Ekonomi
Minggu, 18 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Peluang untuk menempuh pendidikan dan melakukan riset di “Negara Sakura” kini terbuka semakin lebar.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Jepang untuk menciptakan skema pendidikan lintas negara yang lebih masif.
Kesepakatan ini dikemukakan dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dengan Charge d’Affaires Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, pada Kamis (15/1/2026).
“Melalui kolaborasi dengan Jepang, kami melihat potensi besar dalam bidang pendidikan tinggi, ekonomi, bisnis, dan teknologi. Kami berharap dapat meningkatkan volume serta cakupan kerja sama ini,” ujar Menteri Brian Yuliarto.
Satu poin paling menarik dari pertemuan ini adalah rencana Jepang untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia di universitas-universitas mereka.
Tidak hanya sekadar pertukaran pelajar biasa, skema baru ini akan mencakup:
– Program Gelar Bersama (Joint Degree): Memungkinkan mahasiswa mendapatkan kualifikasi dari institusi kedua negara.
– Peningkatan Mobilitas: Kemudahan bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan studi banding maupun riset jangka pendek.
– Jalur Tenaga Terampil & Peneliti: Skema khusus yang disiapkan untuk mencetak profesional yang siap terjun ke dunia industri global.
Riset Tak Lagi Sekadar Kertas, Tapi Jadi Inovasi
Selain urusan bangku kuliah, pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat bahwa riset harus memberikan dampak ekonomi nyata.
Fokus kerja sama ke depan adalah hilirisasi riset, di mana hasil penelitian laboratorium antara institusi kedua negara akan langsung diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri.
Artinya, peneliti Indonesia kini didorong untuk menghasilkan inovasi yang memiliki nilai tambah ekonomi, bukan sekadar berakhir menjadi publikasi ilmiah di perpustakaan. Hal ini sejalan dengan visi “Diktisaintek Berdampak” yang diusung kementerian.
Sementara, pihak Jepang menyambut baik posisi strategis ekonomi Indonesia yang besar. Dengan mengombinasikan pengalaman akademik di Jepang dan potensi pasar Indonesia, kedua negara yakin dapat melahirkan talenta global yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.
(Editor Aro)
#Kerjasama indonesia - Jepang
#Mendiktisaintek Brian Yuliarto
#Pendidikan
#Riset



Berita Terkait

Tradisi Wiwit Panen: Ajang Penyaluran Aspirasi Petani Cangkringrandu
Ekonomi.Senin, 15 Desember 2025

Pakar Desak Pemerintah Transparan Penggunaan Uang Sitaan Hasil Korupsi
Hukrim.Jumat, 15 Agustus 2025

Bantu Warga Binaan Berbisnis Koperasi, Menkop Siapkan Dana Bergulir
Bisnis.Sabtu, 24 Januari 2026

PLN Nusantara Power Pastikan Ramadhan 1446 Terang
Ekbis.Rabu, 5 Maret 2025

