Ini Pesan Damai Para Tokoh Agama di Doa Kebangsaan Bulan Kemerdekaan
Reporter : Anggoro
Nasional
Sabtu, 2 Agustus 2025
Waktu baca 2 menit

siginews-Jakarta – Momen khidmat dan penuh harmoni menyelimuti Tugu Proklamasi, Jakarta, saat digelarnya Doa Kebangsaan Lintas Agama pada Jumat (1/8/2025).
Acara yang menjadi bukti nyata keberagaman Indonesia ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai agama yang secara bergiliran memanjatkan doa serta menyampaikan pesan persatuan di bulan kemerdekaan.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan.
“Mari kita mengaminkan doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus oleh tokoh-tokoh masyarakat kita, tokoh lintas agama pada malam ini sebagai satu bukti bahwa kita semuanya ini punya tekad yang sama untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini,” ujarnya.
Pesan Kasih dan Kebhinekaan dari Para Tokoh Agama
Romo Fransiskus Yance Sengga, perwakilan dari umat Katolik, menyampaikan kesan mendalam akan sejuknya suasana kebhinekaan dalam acara ini.
Ia mengajak seluruh bangsa untuk membangun jembatan kasih.
“Mari kita saling mengasihi sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat di tengah dunia,” ucapnya.
Senada dengan Romo Yance, tokoh agama Hindu, I Gusti Made Sunartha, menilai kegiatan ini sebagai perwujudan nyata dari sila pertama Pancasila.
Ia menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan tokoh-tokoh agama.
Dari umat Buddha, Bante Damawudo mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan komunitasnya.
“Terus terang ini yang pertama ya, jadi kami sangat senang sekali karena diundang untuk berpartisipasi doa bersama-sama,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kristen Protestan, Pendeta Tommy Lengkong dan Pendeta Mulia Tibriani, menekankan kebersamaan sejati.
“Kita bukan berbicara mayoritas dan minoritas. Tapi kita melihat kebersamaan pada malam hari ini. Dan kebersamaan itu indah,” kata Pendeta Tommy.
Senada, tokoh agama Konghucu, Wonsei Sunarta Hidayat, juga menyampaikan kebahagiaannya.
“Kita manusia adalah tentu sangat lemah, segala sesuatunya tidak bisa kita jalan sendiri karena harus membutuhkan pertolongan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itulah, doa ini kita berharap agar ke depan Indonesia benar-benar bisa lebih baik,” pungkasnya.
(Editor Aro)
#Bulan kemerdekaan
#Doa kebangsaan lintas agama
#HUT 17 Agustus
#HUT ke 80 tahun kemerdekaan
#Peringatan HUT ke 80 tahun kemerdekaan



Berita Terkait

PLN NP & Dispendik Jatim Perpanjang MoU: SMK Berpeluang Kerja
Jawa Timur.Selasa, 8 Juli 2025

Menkop Resmikan Ritel TORASERA, UMKM Gratis Sewa dan Listrik!
Bisnis.Senin, 9 Februari 2026

Prabowo Tak Lantik 13 Bupati Terpilih di Jawa Timur, Ini Nama-namanya
Headlines.Kamis, 30 Januari 2025

Antrean Panjang di Ketapang, Begini Respon Gubernur Khofifah
Jawa Timur.Senin, 28 Juli 2025

