siginews

Jelang HBKN: Ini Data Survei BI Terkait Belanja Warga Surabaya

Reporter : Anggoro

Bisnis

Sabtu, 17 Januari 2026

Waktu baca 2 menit

Jelang HBKN: Ini Data Survei BI Terkait Belanja Warga Surabaya

Siginews.com-Surabaya – Menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN), antusiasme belanja warga Kota Pahlawan rupanya tetap tinggi. Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja penjualan eceran di Surabaya tumbuh positif, bahkan jauh melampaui pertumbuhan nasional.

Lantas, apa saja barang yang paling diburu warga Surabaya hingga membuat kasir-kasir ritel sibuk di penghujung tahun?

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, mengungkapkan bahwa lonjakan konsumsi ini terjadi seiring dengan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kinerja positif ini mencerminkan terjaganya daya beli masyarakat Surabaya. Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE), berikut adalah kelompok barang yang paling dominan penjualannya:

– Suku Cadang dan Aksesori: Kelompok ini menjadi penopang utama pertumbuhan. Banyak warga yang tampaknya melakukan perawatan kendaraan untuk persiapan mudik atau liburan akhir tahun.

– Makanan, Minuman, dan Tembakau: Konsumsi rumah tangga untuk pesta akhir tahun dan kebutuhan pokok tetap menjadi primadona.

– Barang Budaya dan Rekreasi: Meningkat tajam sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk hiburan dan mengisi waktu libur.

– Kelompok Sandang (Pakaian): Kebutuhan akan baju baru untuk merayakan hari besar keagamaan dan pesta tahun baru juga mencatatkan pertumbuhan signifikan.

– Peralatan Informasi dan Komunikasi: Secara bulanan, sektor ini menunjukkan ekspansi yang kuat seiring maraknya promo perangkat elektronik akhir tahun.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

 

Data Bank Indonesia memproyeksikan Indeks Penjualan Riil (IPR) Surabaya pada Desember 2025 mencapai 500,4. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,0 persen (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Meski sedikit melambat dari lonjakan di bulan November yang sempat menyentuh 21,4 persen (yoy), angka 17 persen ini tetap tergolong sangat kuat. Sebagai perbandingan, IPR Nasional pada November 2025 “hanya” tumbuh di angka 6,3 persen (yoy).

 

Tren Belanja yang Bergeser

Meski banyak sektor tumbuh hijau, Bank Indonesia mencatat adanya kontraksi atau penurunan pada kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang diprakirakan turun lebih dalam pada Desember 2025. Sebaliknya, kelompok perlengkapan rumah tangga mulai menunjukkan perbaikan meski masih dalam fase pemulihan.

Optimisme ekonomi di Surabaya ini diharapkan terus berlanjut ke awal tahun 2026, didorong oleh stabilitas harga dan kuatnya konsumsi domestik.

 

(Editor Aro)

#Bank Indonesia

#Data survei Bank Indonesia

#Ekonomi

#Jelang Hari raya keagamaan

#Konsumsi barang

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.