Jelang Ramadan Bantuan Beras 10 Kg& Minyakita Disalurkan, Cek Jadwal!
Reporter : Editor 02
Ekonomi
Rabu, 4 Februari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Jelang bulan ramadan, sebanyak 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia dijadwalkan akan menerima bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 liter MinyaKita untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Langkah ini diambil pemerintah melalui Perum BULOG sebagai stimulus ekonomi guna menekan inflasi pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mengeksekusi penugasan tersebut. Secara total, BULOG akan menyalurkan sekitar 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng selama periode dua bulan tersebut.
“BULOG telah menyiapkan stok dan kesiapan operasional agar bantuan pangan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,” tegas Rizal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI yang dihadiri oleh jajaran Direksi Perum BULOG, Badan Pangan Nasional, serta kementerian terkait di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Selain bantuan langsung, BULOG juga fokus pada stabilisasi harga minyak goreng di tingkat konsumen melalui skema Domestic Market Obligation (DMO). Sebagai pemegang porsi terbesar (70%) dari alokasi DMO BUMN pangan, BULOG menyiapkan pasokan sekitar 30 ribu kiloliter MinyaKita setiap bulannya.
Rizal menjelaskan bahwa pada Februari ini, pasokan tersebut akan diguyur ke pengecer dan pasar-pasar melalui program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SP2KP) yang bertujuan untuk memastikan harga tetap terjangkau saat permintaan meningkat tajam menjelang Lebaran.
Sementara, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, memberikan apresiasi atas langkah sigap pemerintah dalam menjaga ketersediaan stok pangan. Namun, pihak legislatif juga menekankan agar penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dilakukan secara konsisten, terutama di wilayah rawan pasokan dan daerah terdampak bencana.
“Koordinasi lintas lembaga dan aparat penegak hukum sangat penting untuk menjamin kelancaran distribusi dari wilayah surplus ke wilayah defisit, sehingga tidak terjadi ketimpangan harga antarwilayah,” bunyi poin penekanan dalam forum tersebut.
Dengan pola pengamanan pasar yang terjun langsung ke lapangan, Perum BULOG berkomitmen menjalankan peran sebagai penyangga pangan nasional agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga pangan.
(Editor Aro)
#Bantuan Beras
#Bantuan sembako
#Bulan Ramadan
#Perum Bulog



Berita Terkait

Pembelian TCM untuk TBC Oleh Kemenkes Diduga Dobel Anggaran ?
Headlines.Senin, 6 Januari 2025

Berdayakan Pasien ODGJ, Usaha Kue di Banyuwangi Beromset Ratusan Juta
Banyuwangi.Sabtu, 6 Juli 2024

Viral! Temuan SHGB di Atas Perairan Sidoarjo Gegerkan Publik
Headlines.Rabu, 22 Januari 2025

Fadli Zon Dikecam di Parlemen soal Diksi ‘Massal’ dalam Tragedi 98
Nasional.Rabu, 2 Juli 2025

