Kasus Keracunan MBG: Begini Versi Penjelasan Badan Gizi Nasional
Reporter : Anggoro
Bisnis
Rabu, 1 Oktober 2025
Waktu baca 2 menit

siginews.com-Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya mengungkap akar masalah di balik sejumlah kasus keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut BGN, insiden tersebut secara umum disebabkan oleh ketidakpatuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, memaparkan temuan ini dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.
“Kita bisa identifikasi bahwa kejadian itu rata-rata karena SOP yang kita tetapkan tidak dipatuhi dengan saksama,” kata Dadan.
Dadan mencontohkan dua pelanggaran SOP yang paling sering terjadi:
- Pelanggaran Waktu Pembelian Bahan Baku: BGN menetapkan bahwa pembelian bahan baku makanan harus dilakukan pada H-2 atau dua hari sebelum makanan dimasak. Namun, masih ditemukan SPPG yang membeli bahan baku terlalu jauh hari, bahkan hingga H-4 (empat hari sebelumnya).
- Keterlambatan Penyiapan dan Pengiriman Makanan: Dadan menjelaskan bahwa rentang waktu ideal dari proses memasak hingga makanan sampai di tangan penerima manfaat adalah 4-6 jam. Akan tetapi, dalam praktiknya, ada SPPG yang membutuhkan waktu hingga 12 jam, sehingga kualitas dan keamanan makanan menurun drastis.
Menanggapi ketidakpatuhan ini, BGN telah mengambil tindakan tegas. Dari total 6.456 kasus keracunan yang tercatat per 30 September 2025, BGN telah menutup sementara SPPG yang terbukti melanggar SOP.
“Jadi dari hal-hal seperti itu, kita memberikan tindakan bagi SPPG yang tidak mematuhi SOP dan menimbulkan kegaduhan, kita tutup sementara sampai semua proses perbaikan dilakukan,” tegas Dadan.
Pemerintah juga telah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk mewajibkan setiap SPPG memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) serta alat sterilisasi untuk memastikan kebersihan alat makan para siswa.
(Editor Aro)
#Badan Gizi Nasional
#BGN
#Kasus Keracunan MBG
#Keracunan MBG
#Makan Bergizi Gratis



Berita Terkait

PT PELNI Buka Donasi dan Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan Sumatera
Lifestyle.Kamis, 11 Desember 2025

Didesak Segel Pabrik Ilegal, Satpol PP: Tunggu Rekom OPD Teknis
Bisnis.Jumat, 7 November 2025

786kustik Meriahkan Natal 2024, Sebarkan Pesan Toleransi Lewat Musik
Headlines.Kamis, 26 Desember 2024

Kemenkop Dukung Pembiayaan Penempatan Pekerja Migran Melalui Koperasi
Ekbis.Jumat, 6 Desember 2024

