Khofifah Alokasikan Beasiswa dan Tunjangan Guru di P-APBD Jatim 2026
Reporter : Editor 01
Ekonomi
Kamis, 27 Agustus 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merinci pengalokasian anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang difokuskan pada sektor pendidikan, kesejahteraan guru, hingga infrastruktur irigasi.
Khofifah menegaskan bahwa setiap rupiah dalam perubahan anggaran ini dirancang sebagai instrumen fiskal yang adaptif, responsif, dan akuntabel demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
“Setiap rupiah yang dialokasikan harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur melalui penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta pemerataan pembangunan,” tegas Khofifah saat menyampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi DPRD Jatim di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Rabu (26/8/2026).
Perekonomian Jatim Tumbuh Mentereng 5,84 Persen
Kebijakan fiskal tersebut didukung oleh capaian kinerja ekonomi Jawa Timur pada Semester I-2026 yang tumbuh impresif sebesar 5,84 persen (c-to-c), melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen.
Capaian positif ini dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan sebesar 0,24 persen pada Maret 2026, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 0,13 persen pada Mei 2026, serta laju inflasi yang tetap terjaga dalam rentang sasaran 1,5 hingga 3,5 persen.
Postur Perubahan APBD Jatim 2026
Dalam penyampaiannya, pendapatan daerah diproyeksikan naik dari Rp 26,31 triliun menjadi Rp 26,49 triliun atau bertambah Rp 183,77 miliar. Kenaikan ini didorong oleh bertambahnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Insentif Daerah dari Kemendagri atas prestasi penekanan pengangguran.
Sementara itu, belanja daerah bertambah sebesar Rp 2,64 triliun yang mencakup penguatan belanja operasi, belanja modal, hingga Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 211,60 miliar.
Program Prioritas: Pendidikan, Guru, hingga Infrastruktur
Secara rinci, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran perubahan untuk sejumlah program prioritas utama, antara lain:
– Pendidikan & Kesejahteraan Guru: Penyaluran bantuan pendidikan bagi 50.000 siswa prasejahtera, BPOPP, revitalisasi SMK, serta komitmen alokasi pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) THR dan Gaji Ke-13.
– Infrastruktur Jalan & Irigasi: Peningkatan Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi menjadi Rp 999,21 miliar guna memenuhi ketentuan mandatory spending infrastruktur publik.
– Kesehatan & Stunting: Penguatan Jatim World Class Hospital, Pelayanan Kesehatan Kepulauan, serta integrasi Posyandu untuk menekan stunting, AKI, dan AKB.
– Ketenagakerjaan & UMKM: Penguatan Balai Latihan Kerja (BLK), Millennium Job Center (MJC), serta fasilitas kredit modal murah bagi usaha mikro melalui program Prokesra dengan bunga 3 persen.
Editor Aro
#APBD Jatim 2026
#beasiswa
#Gubernur Khofifah
#Jawa Timur
#Khofifah
#P-APBD Jatim 2026
#Surabaya
#Tunjangan Profesi Guru



Berita Terkait

SMK Budi Utomo Jombang Gelar Cek Kesehatan Berkala Guru dan Karyawan
Jawa Timur.Minggu, 18 Mei 2025

Seven Seas Voyager Awali Kunjungan Kapal Pesiar di Tanjung Perak 2025
Ekbis.Selasa, 14 Januari 2025

Makam Sunan Palsu di Jombang Dibongkar Warga! Demi Keaslian Sejarah
Headlines.Senin, 21 April 2025

Ribuan Ojek Online Demo di Surabaya, Ini Tuntutannya
Headlines.Selasa, 20 Mei 2025

