Reporter : Anggoro
Headlines
Minggu, 12 April 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan intensif terhadap 13 orang yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak tersebut, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Berdasarkan informas8 di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/4/2026), Bupati Gatut tiba lebih awal untuk menjalani pemeriksaan. Disusul kemudian pada pukul 13.46 WIB, sebanyak 12 orang lainnya tiba menggunakan mobil operasional KPK melalui jalur basemen gedung untuk menghindari kerumunan di area lobi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merinci bahwa dari total 13 orang yang diboyong ke Jakarta, mayoritas merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
“Sebanyak 13 orang yang dibawa ke Jakarta yaitu Bupati, 11 orang dari lingkungan Pemkab Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya,” jelas Budi.
Selain mengamankan belasan orang, tim penindakan KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam jumlah besar. Wakil
Sementara, Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi adanya temuan uang ratusan juta rupiah dalam operasi senyap tersebut, meski jumlah pastinya masih dalam proses penghitungan.
“Ada (barang yang dibawa), uang ratusan juta,” ucap Fitroh dikutip Sabtu (11/4/2026).
Hingga saat ini, ke-13 orang tersebut masih berstatus sebagai terperiksa. KPK dijadwalkan akan menggelar konferensi pers dalam waktu dekat untuk memberikan penjelasan resmi mengenai konstruksi perkara, pasal yang disangkakan, serta pengumuman tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang menggemparkan wilayah Jawa Timur tersebut.
(Editor Aro)
#13 orang kasus Tulungagung diperiksa KPK
#Bupati Tulungagung
#Bupati Tulungagung kena OTT
#Jawa Timur
#Kasus pemerasan
#Komisi pemberantasan korupsi
#KPK
#OTT
#OTT KPK
#Tulungagung




Headlines.Sabtu, 7 Desember 2024

Lifestyle.Rabu, 1 Oktober 2025

Headlines.Sabtu, 3 Mei 2025

Hankam.Rabu, 13 November 2024