siginews

LPDP: 80 Persen Beasiswa Perguruan Tinggi Difokuskan untuk Bidang STEM

Reporter : Editor 02

Headlines

Minggu, 18 Januari 2026

Waktu baca 2 menit

LPDP: 80 Persen Beasiswa Perguruan Tinggi Difokuskan untuk Bidang STEM

Siginews.com-Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kini diarahkan 80 persen beasiswa untuk memprioritaskan bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika atau yang dikenal sebagai STEM.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memfokuskan pada STEM adalah instruksi langsung Presiden untuk mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di dalam negeri.

“Beliau berharap mencapai di atas 80 persen, karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan usai pertemuan Taklimat Presiden bersama para Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026),

Pergeseran ini menandai babak baru bagi LPDP yang sebelumnya mencakup spektrum disiplin ilmu yang sangat luas.

Selain mengubah fokus disiplin ilmu, Presiden Prabowo juga menyoroti ketimpangan jumlah penerima beasiswa.

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, saat ini terdapat sekitar 9,9 juta mahasiswa di Indonesia, namun hanya 1,1 juta orang yang telah tersentuh bantuan beasiswa.

Merespons data tersebut, Presiden menginstruksikan kementerian terkait untuk menghitung ulang formula anggaran pendidikan.

Dengan tujuan memperbesar akses penerima beasiswa sebanyak-banyaknya agar pendidikan tinggi tidak lagi menjadi barang mewah bagi masyarakat.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Arah baru beasiswa ini juga beririsan dengan upaya pemerintah mengatasi krisis tenaga kesehatan. Selain fokus pada teknologi, Presiden Prabowo menekankan perlunya memperbanyak kuota mahasiswa kedokteran, kedokteran spesialis, farmasi, hingga teknologi kesehatan.

Pemerintah bahkan berencana untuk memberanikan diri membangun fakultas-fakultas kedokteran umum baru guna menjawab kekurangan dokter di pelosok negeri.

“Kita sedang identifikasi sebaiknya ada di mana dan berapa kira-kira yang kita perlukan,” pungkas Mensesneg.

Kebijakan strategis ini disambut hangat oleh para pimpinan perguruan tinggi. Mereka menilai dialog langsung dengan Kepala Negara merupakan langkah krusial dalam menyelaraskan kurikulum kampus dengan kebutuhan pembangunan nasional di era kepemimpinan Presiden Prabowo.

 

(Editor Aro)

#Beasiswa mahasiswa

#Beasiswa Perguruan Tinggi

#Lembaga pengelola dana pendidikan

#LPDP

#Mensesneg Prasetyo Hadi

#Presiden Prabowo

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.