siginews

Momen Hari Anak Sedunia, Akhirnya MAN 2 Jombang Serahkan Ijazah Siswa

Reporter : Redaksi

Headlines

Kamis, 20 November 2025

Waktu baca 3 menit

Momen Hari Anak Sedunia, Akhirnya MAN 2 Jombang Serahkan Ijazah Siswa

Siginews.com-Jombang – Memanfaatkan momentum peringatan Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November, MAN 2 Jombang menyerahkan ijazah kepada para lulusan yang dokumennya belum diambil.

Penyerahan ini sekaligus menjadi penegasan pihak sekolah bahwa tidak ada praktik penahanan ijazah, setelah sebelumnya muncul keluhan dari seorang wali murid.

Isu ini mencuat setelah keluhan dari seorang wali murid, Hartatik (48), yang mengaku baru bisa mengambil ijazah anaknya karena terkendala biaya.

Hartatik menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya setelah akhirnya dapat mengambil dokumen kelulusan anaknya pada Rabu (19/11/2025).

“Alhamdulillah, dalam rangka mengambil ijazah, ditolong diberikan ijazahnya. Saya terima kasih banyak. Sebelumnya belum pernah ke sekolah karena tidak ada uang,” ujar Hartatik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah yang telah memberikan keringanan. “Matur suwun sanget ditolong ibu kepala sekolah. Dikasih gratis. Meminta dispensasi juga dikasih, tidak mahal bayarnya,” tambahnya.

Hartatik menjelaskan bahwa kondisi ekonominya sedang sulit, dengan suami yang sakit dan penghasilan yang tidak menentu. Dengan diambilnya ijazah, ia berharap anaknya dapat segera mendapatkan pekerjaan untuk membantu perekonomian keluarga.

 

Sekolah Bantah Tuduhan dan Tegaskan Ada Miskomunikasi

Menanggapi hal tersebut, Kepala MAN 2 Jombang, Erma Rahmawati, memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan bahwa inti permasalahan adalah kesalahpahaman informasi yang diterima oleh siswa dan orang tua.

“Penyerahan ijazah siswa, sebelumnya ada miskomunikasi, karena siswanya dapat informasi dari teman-temannya jika ambil ijazah itu harus lunas pembayaran. Padahal kami tidak menyarankan seperti itu,” tegas Erma.

Erma menjelaskan bahwa sekolah telah berulang kali mengeluarkan surat edaran kepada wali murid agar segera mengambil ijazah.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk membantu siswa yang menghadapi kesulitan ekonomi melalui berbagai mekanisme.

“Beasiswa kami sudah berikan. Saya juga menyampaikan jika ada yang kurang, monggo dibantu, apalagi anak yatim terutama, orang tuanya sedang sakit, atau ada kendala ekonomi, kami siap bantu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Erma menyebut bahwa MAN 2 Jombang telah menyediakan dana bantuan melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKM) untuk menanggung biaya siswa yang belum melunasi pembayaran, tentu dengan persetujuan komite sekolah.

“Kami memberi nama untuk anak ini belum lunas, jadi kami beri dari dana komite yang sudah dibayarkan oleh anak-anak juga. Tidak ada penahanan ijazah,” tegasnya kembali.

 

Komitmen Perbaikan ke Depan

Ke depan, Erma berkomitmen untuk meningkatkan sosialisasi kebijakan ini agar kasus serupa tidak terulang.

Ia meminta agar siswa atau orang tua yang memiliki masalah terkait biaya dan pengambilan ijazah dapat langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah.

“Ke depan, jika ada siswa memiliki masalah yang sama bisa langsung ke Sekolah. Nanti pihak TU juga akan kami sampaikan bahwa untuk pengambilan ijazah jika siswa kesulitan, kita akan tata melalui beasiswa,” katanya.

Ia menutup dengan mengimbau seluruh lulusan yang belum mengambil ijazah, termasuk dari tahun-tahun sebelumnya, untuk segera mengambil dokumen mereka di sekolah, sesuai dengan edaran dari Kementerian Agama (Kemenag).

 

(Pray/Editor Aro)

#Ijazah

#Ijazah Ditahan

#Jawa Timur

#Jombang

#Kasus penahanan ijazah

#Sekolah MAN di Jombang Tahan Ijazah Siswaz

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.