Reporter : Sigit P
Headlines
Selasa, 2 Juni 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Di tengah guncangan geopolitik dan situasi global yang kian dipenuhi ketidakpastian, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa ideologi Pancasila merupakan pegangan hidup yang kokoh bagi bangsa Indonesia.
Pesan kebangsaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar secara khidmat di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan bersejarah yang menandai 81 tahun lahirnya dasar negara tersebut, momentum ini dimanfaatkan oleh Presiden Prabowo untuk merefleksikan kembali pidato Presiden pertama RI, Soekarno, di hadapan Sidang BPUPKI silam, seraya mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila di kehidupan sehari-hari.
“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita, yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” tegas Presiden Prabowo dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa tema peringatan tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” membawa makna yang sangat mendalam bagi posisi strategis Indonesia di kancah internasional. Falsafah ini dinilai menjadi tameng sekaligus kompas utama nasional dalam menghadapi era disintegrasi global saat ini.
“Di tengah dunia yang makin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” sambung Kepala Negara.
Rangkaian upacara kenegaraan ini diawali dengan laporan dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, dilanjutkan dengan pembacaan naskah Pancasila oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1445 oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Prosesi sakral ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini turut memancarkan simbol keharmonisan dan persatuan elit politik nasional. Upacara ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, hingga jajaran tokoh bangsa seperti Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.
(Editor Aro)
#1 Juni Hari Lahir Pancasila
#HARI LAHIR PANCASILA
#Peringatan hari lahir pancasila
#Presiden Prabowo




Hukrim.Jumat, 15 Agustus 2025

Headlines.Kamis, 19 Maret 2026

Headlines.Jumat, 21 Maret 2025

Headlines.Selasa, 12 November 2024