Ratusan massa Demo Kantor PT Wonokoyo Jaya Surabaya, Tolak PHK Sepihak
Reporter : Redaksi
Pilihan Redaksi
Selasa, 24 September 2024
Waktu baca 2 menit

Surabaya – Ratusan massa aksi dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia – Federasi Serikat Kimia Elektronik dan Pertambangan (SPSI-FSKEP) berkumpul di depan Kantor Wonokoyo di Jalan Darmo No.1 siang tadi. Mereka melakukan demonstrasi menuntut tolak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan PT. Wonokoyo Jaya terhadap sejumlah pekerja.
“Kita berkumpul disini untuk memperjuangkan hak kawan kita yang di PHK sepihak oleh perusahaan,” ungkap Didik, divisi hukum dan advokasi SPSI-FSKEP Jatim kepada siginews.com, Selasa (24/9)
Akar masalah ini bermula saat perusahaan melakukan PHK dengan dalih efisiensi terhadap enam orang pekerja. Enam orang tersebut adalah 2 orang pengurus serikat serta empat lainnya sebagai anggota.
“Mereka (perusahaan) berdalih melakukan PHK untuk efisiensi, padahal melarang pekerja untuk berorganisasi. 6 orang yang di PHK, 2 orang pimpinan serikat dan 4 orang anggota serikat. Hal ini merupakan bentuk pemberangusan serikat yang dilakukan oleh perusahaan,” terang Didik.
Massa aksi menuntut agar teman-temannya yang di PHK diberikan haknya terlebih mereka yang masuk usia pensiun. Mereka juga mengecam adanya tindakan yang menjurus ke union busting.
“Kalau memang terjadi PHK, ya berikan haknya sesuai aturan terutama pekerja yang memasuki usia pensiun. Kita juga minta jangan ada pelarangan pekerja yang berorganisasi (union busting), kita ini mitra kerja mari kita bangun hubungan kerja yang harmonis dan baik,” tutup Didik.
Rencananya massa aksi akan bertahan hingga tuntutan mereka dikabulkan.(darma)
#Demo buruh
#PT wonokoyo jaya
#Surabaya
#Tolak phk sepihak



Berita Terkait

Cegah Korupsi, Kemenkum Jatim Terapkan E-budgeting dan Audit Internal
Hukrim.Kamis, 30 Januari 2025

Harga Minyak Dunia Turun Dipicu Prospek Damai Rusia dan Ukraina
Ekbis.Senin, 17 Februari 2025

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Hujan
Headlines.Selasa, 21 Januari 2025

Prabowo Blak-blakan Tolak Proyek Keluarga & Cabut Konsesi Sawit Ilegal
Headlines.Kamis, 16 Oktober 2025

