Reporter : Sigit P
Headlines
Sabtu, 20 Juni 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Tim Kesenian Reog Kyai Lodra sukses menyabet gelar Juara Umum Piala Presiden dalam ajang Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI. Atas capaian tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengundang tim kesenian ini guna menyerahkan piagam penghargaan beserta bonus uang pembinaan senilai puluhan juta rupiah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (19/6/2026).
Gubernur Khofifah mengucurkan dana pembinaan sebesar Rp40 juta yang dialokasikan khusus untuk manajemen tim dan memberikan bantuan dana personal sebesar Rp1 juta bagi setiap talenta atau seniman yang terlibat langsung dalam kesuksesan pertunjukan Reog Kyai Lodra.
“Selamat kepada Kyai Lodra yang berhasil meraih juara umum. Prestasi ini membuktikan bahwa kesenian tradisional Jawa Timur mampu tampil kompetitif dan menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa,” ujar Khofifah penuh bangga di Gedung Negara Grahadi.
Dominasi Tim Kyai Lodra dalam Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI terbilang sangat mutlak. Kelompok kesenian ini tidak sekadar membawa pulang piala bergilir dari kepala negara, melainkan juga menyapu bersih gelar di sejumlah kategori teknis yang prestisius.
Adapun penghargaan pelengkap kesuksesan yang berhasil diborong meliputi: Penyaji Terbaik, Penata Tari Terbaik, Penata Musik Terbaik.
Khofifah menegaskan bahwa rentetan gelar juara ini menjadi bukti sahih bahwa seni budaya tradisional Jawa Timur memiliki daya saing yang sangat tinggi di panggung nasional. Ia pun menggarisbawahi bahwa kesuksesan ini harus dijadikan pemantik agar eksistensi kebudayaan daerah tetap lestari dan relevan dengan perkembangan zaman.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Reog Kyai Lodra Jawa Timur, Joko Winarko, menyampaikan rasa terima kasih dan hormatnya atas sokongan penuh serta kepercayaan yang diamanatkan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Joko membeberkan bahwa rahasia di balik performa memukau Kyai Lodra terletak pada sistem pembinaan inklusif yang memadukan keahlian para maestro kebudayaan, kalangan akademisi, serta guru-guru seni.
Kelompok ini juga bertransformasi menjadi wadah inkubasi budaya yang efektif bagi tunas muda karena aktif melibatkan pelajar dari SMK Negeri 12 Surabaya, SMK Hang Tuah, hingga mahasiswa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW).
(Editor Aro)
#Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI
#Gubernur Khofifah
#Kesenian reog
#Reog Kyai Lodra




Headlines.Sabtu, 8 November 2025

Headlines.Selasa, 13 Agustus 2024

Ekbis.Sabtu, 9 November 2024

Headlines.Selasa, 24 September 2024