siginews

Syarikah Arab Saudi Tinjau Kesiapan Aktivasi Nusuk Haji di Surabaya

Reporter : Editor 01

Headlines

Jumat, 3 April 2026

Waktu baca 2 menit

Syarikah Arab Saudi Tinjau Kesiapan Aktivasi Nusuk Haji di Surabaya

siginews.com-Surabaya – Menjelang pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 yang kurang dari 16 hari lagi, perwakilan syarikah atau penyedia layanan haji asal Arab Saudi, Al Bait Guests melakukan kunjungan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Kunjungan tersebut termasuk meninjau kesiapan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, dalam melayani calon jemaah haji, khususnya aktivasi Kartu Nusuk di Embarkasi Surabaya, di Asrama Haji Surabaya.

“Aktivasi Nusuk dilakukan di setiap embarkasi atau asrama haji di Indonesia. Hal ini agar jemaah saat tiba di Arab Saudi bisa langsung fokus beribadah tanpa terkendala akses layanan,” ujar Bussiness Development Director Al Bait Guests, Omar Ayoub, kepada wartawan di sela kunjungannya ke Asrama Haji Surabaya, Jumat (3/4/2026).

Kartu Nusuk haji adalah identitas resmi digital atau fisik yang wajib bagi jemaah haji yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Dalam kunjungannya di Asrama Haji Surabaya, pihak syarikah melakukan koordinasi langsung dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur guna menyinkronkan persiapan teknis pelayanan jemaah haji Embarkasi Surabaya.

Aktivasi kartu Nusuk direncanakan dilakukan di Indonesia, tepatnya di setiap embarkasi atau asrama haji, sebelum jemaah diberangkatkan. Kartu Nusuk memuat berbagai informasi penting, seperti lokasi penginapan dan layanan jemaah. Jika kartu tersebut hilang, proses penggantian dapat memakan waktu hingga dua hari atau lebih, sehingga berpotensi mengganggu kegiatan ibadah jemaah.

“Kartu Nusuk akan dikalungkan sebagai antisipasi agar tidak hilang. Dan kami berharap kartu tersebut tidak dipindahtangankan, karena itu jamaah sendiri yang harus memegangnya,” ujarnya.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

“Kenapa itu (Kartu Nusuk) sangat penting, karena untuk masuk ke Masjidil Haram, Madinah, Arofah, Mina, Musdalifa itu harus menggunakan kartu nusuk tersebut. Jika tidak menggunakan kartu itu, jamaah tidak bisa ibadah tanpa menggunakan itu,” jelas Omar.

Pihaknya meminta para jemaah haji nantinya agar Kartu Nusuknya tidak hilang. Seandainya Kartu Nusuk hilang, jamaah bisa menghubungi ketua kloternya.

“Dan ketua kloternya menghubungi kami. Kami akan membuatkan yang baru, namun membutuhkan waktu sekitar minimal 48 jam atau lebih. Itu (pengurusan kartu nusuk yang hilang) cukup lama, dan itu menggangu kegiatan ibadah jamaah itu sendiri. Oleh karena itu , kami sangat mengharapkan agar kartu nusuk tidak sampai hilang,” harapnya.

Dalam kunjungan syarikah dari Arab Saudi di Asrama Haji Surabaya, ditemui langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Jawa Timur As’adul Anam.

(roi)

#Asrama Haji Surabaya

#Haji 2026

#Headlines

#headlines banner

#Jawa Timur

#Kartu Nusuk Haji

#Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Jawa Timur As'adul Anam

#Lifestyle

#Panitia kerja haji

#panitia penyelenggara ibadah haji embarkasi surabaya

#rekomendasi

#Surabaya

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.