Reporter : Sigit P
Bisnis
Kamis, 16 April 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Probolinggo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi memulai pembangunan (groundbreaking) penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Senin (13/4).
Proyek sepanjang 13 kilometer ini mengusung konsep ramah lingkungan yang ekstrem, yakni tanpa menggunakan aspal sedikit pun demi menjaga daya dukung alam dan ekosistem di kawasan konservasi tersebut.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa penataan JLKT merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Kehutanan, dan BB-TNBTS.
Selain untuk menjaga kelestarian alam, jalur ini dirancang untuk memecah konsentrasi wisatawan agar tidak tertumpu pada satu titik, sehingga tekanan terhadap lingkungan dapat diminimalisir.
“Kita tidak melakukan pengaspalan karena kita menjaga daya dukung alam dan daya dukung lingkungan. Penataan ini mencakup jalur sepanjang 13 km dengan lebar 18 meter, yang akan dilengkapi 9.725 patok pembatas jalur serta 60 sumur resapan,” ujar Khofifah di lokasi acara.

Selain infrastruktur jalan, penataan ini juga menyediakan fasilitas penunjang berupa tiga titik rest area dan empat titik kantong parkir. Menariknya, rute JLKT ini telah diharmonisasikan dengan kekuatan adat suku Tengger untuk memastikan pembangunan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan spiritualitas masyarakat setempat.
Bersamaan dengan groundbreaking tersebut, Khofifah juga meresmikan sarana prasarana air bersih untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Sebuah tangki air berkapasitas 12.000 liter telah disiapkan untuk melayani kawasan Watu Gede dan Cemoro Lawang, yang bersumber dari mata air Pusung Jantur dan Widodaren.
“Kita ingin membangun Bromo dengan cara yang benar. Alamnya harus lestari, budayanya harus kuat, dan masyarakatnya harus sejahtera,” tegas Khofifah.
Sementara itu, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut, Satyawan Pudyatmoko, menambahkan bahwa JLKT didesain secara terintegrasi dengan UMKM dan jalur wisata.
Proyek ini diharapkan menjadi model pengelolaan kawasan konservasi modern yang mampu menyelaraskan aspek perlindungan ekosistem dengan peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
(Editor Aro)
#Gubernur Khofifah
#Infrastruktur
#Jalur lingkar kaldera tengger
#Jawa Timur
#Peresmian Infrastruktur
#Probolinggo
#Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
#Wisata bromo
#Wisata gunung bromo




Jawa Timur.Sabtu, 25 Oktober 2025

Jawa Timur.Rabu, 19 Februari 2025

Bisnis.Sabtu, 27 September 2025

Ekbis.Rabu, 11 Juni 2025