Terungkap! Pelaku Mutilasi Mojokerto Pernah Nyantri di Jombang
Reporter : Redaksi
Hukrim
Rabu, 10 September 2025
Waktu baca 2 menit

siginews.com-Jombang – Terungkap fakta baru bahwa Alvi Maulana (24), pelaku mutilasi sadis di Mojokerto, pernah mengenyam pendidikan di lingkungan pesantren di Kabupaten Jombang.
Informasi ini dikonfirmasi oleh Heboh Handono Pribadi Luhur, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Budi Utomo, Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang. SMA tersebut merupakan lembaga pendidikan berbasis pesantren tempat Alvi Maulana menamatkan sekolahnya.
Heboh menyatakan bahwa Alvi adalah lulusan SMA Budi Utomo angkatan 2019. Namun, ia mengaku tidak terlalu mengetahui detail perilaku Alvi selama masa sekolah.
Hal ini dikarenakan pada saat itu, seluruh kegiatan belajar mengajar berlangsung secara daring akibat pandemi Covid-19, sehingga semua santri harus dipulangkan ke rumah masing-masing.
“Yang saya tahu, dia lulusan tahun 2019 atau lulusan masa corona. Waktu itu semua siswa harus kembali ke rumah, jadi setelah kepulangan sampai kelulusannya, kami tidak mengetahui apa dan bagaimana keadaan siswa tersebut,” kata Heboh Handono, lewat pesan diterima wartawan, Rabu (10/9/2025).
Setahu Heboh, sosok Alvi dikenal sebagai siswa yang pendiam dan tidak pernah tercatat memiliki masalah selama di sekolah. Tidak ada catatan pelanggaran atau kejadian khusus yang melibatkan dirinya.
“Kalau masa sebelum pandemi, perilakunya seperti siswa pada umumnya. Karena beberapa tahun masa covid sehingga semuanya pulang, kami tidak tahu detail karakternya,” bebernya.
“Setahu saya tidak pernah ada masalah di sekolah, tidak ada catatan khusus. Siswanya biasa-biasa saja,” imbuhnya.
Demikian juga di asrama pondok, Heboh menegaskan bahwa ia tidak mengetahui bagaimana perilaku Alvi. SMA Budi Utomo merupakan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Gadingmangu, Kecamatan Perak.
“Di sini kan sekolah berbasis pondok. Yang saya ketahui ya perilakunya di sekolah saja, sedangkan yang di pondoknya saya tidak tahu persis. Apalagi dia adalah santri pendatang,” tandasnya.
(Pray/Editor Aro)
#Jawa Timur
#Jombang
#Kriminal
#Mutilasi
#Pembunuhan
#Pembunuhan dan mutilasi
#SMA Budi Utomo



Berita Terkait

ITS Surabaya: 1.472 Mahasiswa Resmi Diwisuda, 338 Raih IPK Sempurna
Jawa Timur.Selasa, 15 April 2025

Sering Tergenang Air, Jalan Penghubung Dua Desa di Jombang Amblas
Headlines.Jumat, 10 Januari 2025

Rakorwil Lembaga Dakwah PWNU Jawa Timur Digelar di Surabaya
Headlines.Selasa, 31 Desember 2024

Pelantikan Perangkat Desa, Kades Mojokambang : Jangan Mencari Kekayaan
Headlines.Jumat, 8 November 2024

