Reporter : Sigit P
Bisnis
Sabtu, 8 Agustus 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan capaian kinerja produktivitas bongkar muat melampaui standar Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Keberhasilan ini dicapai seiring langkah modernisasi fasilitas operasional lewat penerapan belasan unit alat bongkar muat bertenaga listrik baru di Pelabuhan Tanjung Perak.
Rata-rata kecepatan bongkar muat TPS menyentuh angka 51 box/ship/hour. Capaian tersebut melampaui batas minimum yang ditetapkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak sebesar 48 box/ship/hour.
Peningkatan performa operasional ini ditopang oleh proses integrasi 4 unit Electric Quay Container Crane (E-QCC) dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG). Langkah modernisasi peralatan tersebut memperkuat dominasi TPS dengan menguasai 83 persen market share peti kemas internasional di kawasan Tanjung Perak.
Dampak positif penggunaan infrastruktur anyar ini berbanding lurus dengan lonjakan arus peti kemas. Pada Juli 2026, arus peti kemas TPS tumbuh 11,79 persen secara month-on-month (MoM), melesat dari 116 ribu TEUs pada Juni menjadi 130 ribu TEUs pada Juli.
Lonjakan arus barang tersebut didorong oleh performa perdagangan luar negeri, di mana volume ekspor melonjak tajam hingga 20,54 persen dari 57 ribu TEUs menjadi 68 ribu TEUs. Sektor impor pun ikut menguat 3,39 persen menjadi 61 ribu TEUs.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menegaskan pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan para pelaku usaha ekspor-impor terhadap keandalan layanan TPS.
“Dengan produktivitas bongkar muat yang tetap berada di atas standar regulator serta penguasaan pangsa pasar internasional sebesar 83 persen, kami terus berkomitmen mendukung kelancaran rantai logistik nasional dan pertumbuhan perdagangan Indonesia,” terang Erika.
Apresiasi turut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Timur, Boy G. Rahman. Menurutnya, lonjakan ekspor di TPS sebesar 20,54 persen pada Juli 2026 menjadi indikator positif bagi kebangkitan ekonomi Jawa Timur dan kawasan Indonesia Timur.
“Langkah modernisasi peralatan terminal sangat penting untuk meningkatkan daya saing pelabuhan serta memberikan kepastian layanan bagi para eksportir di tengah tantangan ekonomi global,” tutur Boy.
Editor Aro
#Bongkar Muat
#Jawa Timur
#Logistic
#Surabaya
#Terminal Petikemas Surabaya
#TPS
#Transportasi Laut




Ekbis.Senin, 11 Agustus 2025

Daerah.Selasa, 5 November 2024

Ekbis.Senin, 13 Januari 2025

Headlines.Sabtu, 17 Mei 2025