Reporter : Editor 02
Banyuwangi
Sabtu, 11 Juli 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Banyuwangi – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menaruh perhatian terhadap sektor maritim di Jawa Timur. Usai meninjau revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Gibran melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jumat (10/7/2026).
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menegaskan, sektor perikanan Jatim harus digenjot demi menopang agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Pak Presiden punya prioritas terkait ketahanan pangan. Di Jatim, sektor pertanian sudah berjalan baik dan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Karena itu, sektor perikanan yang masih memiliki beberapa pekerjaan akan segera menjadi perhatian untuk diselesaikan,” tegas Gibran di hadapan para nelayan.
Gibran mengaku menjadwalkan kunjungan ini secara mendadak usai mendengar selentingan mengenai banyaknya persoalan yang dihadapi para nelayan lokal.
“Sebenarnya hari ini saya nggak ada jadwal ke sini (TPI), tapi karena saya dengar di sini banyak keluhan, saya mampir sebentar ke sini. Catatan-catatannya, keluhan-keluhannya nanti segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya.
Dalam sesi dialog, salah seorang perwakilan nelayan Muncar bernama Umar blak-blakan membeberkan carut-marut infrastruktur dan birokrasi yang mencekik nelayan tradisional. Masalah utama yang dihadapi mulai dari akses permodalan, tata kelola pelabuhan, jalan rusak, hingga rumitnya birokrasi perizinan melaut.
“Sebagian besar jalan dalam kondisi rusak, sehingga ketika bentor (becak motor) mengangkut hasil ikan ke perusahaan, banyak kendaraan yang rusak,” keluh Umar.
Tak hanya infrastruktur fisik, Umar mengeluhkan ruwetnya administrasi yang harus dipenuhi nelayan kecil hanya untuk bisa mencari nafkah di laut.
“Kami menghadapi perizinan yang sangat banyak, sekitar 13 items, yang sulit kami urus. Kami memohon kepada Bapak Wapres agar diberikan kebijakan khusus atau penyederhanaan perizinan bagi nelayan tradisional di Muncar,” ungkapnya.
Sementara, mendengar curhatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mendampingi Wapres tidak menampik kondisi lapangan. Khofifah mengakui bahwa proses pengurusan izin bagi nelayan di wilayahnya memang masih memakan waktu lama birokrasinya.
Khofifah menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jatim terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk membenahi tata kelola perizinan nelayan tersebut agar lebih efisien.
“Perizinan saat ini masih memerlukan waktu yang cukup panjang, sehingga diperlukan penguatan sistem dan dukungan lintas pihak untuk mempercepat serta mengoptimalkan pelayanan kepada para nelayan,” kata Khofifah.
Selain Khofifah, dalam agenda peninjauan dan dialog serap aspirasi ini, Wapres Gibran juga didampingi oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Suwardi.
(Editor Aro)
#Banyuwangi
#Bupati Ipuk
#Gubernur Khofifah
#Jawa Timur
#Kunjungan kerja
#Nelayan Muncar
#Tempat pelelangan ikan
#wapres gibran




Headlines.Senin, 16 September 2024

Headlines.Jumat, 22 November 2024

Banyuwangi.Selasa, 22 Oktober 2024

Nasional.Rabu, 6 Agustus 2025