Reporter : Sigit P
Headlines
Minggu, 9 Agustus 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Perjalanan menggunakan kereta api di Pulau Jawa tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga pengalaman visual yang memanjakan mata.
Sepanjang melintasi jalur rel sejarah buatan era kolonial, para penumpang disuguhkan pemandangan spektakuler mulai dari deretan pegunungan, lembah hijau, terowongan ikonik, hingga jembatan mega yang menembus perbukitan.
Berikut lima jalur kereta api di Pulau Jawa yang dikenal memiliki panorama alam paling indah dan wajib masuk daftar perjalanan Anda:
1. Jalur Cicalengka–Tasikmalaya
Beroperasi sejak 1887–1894, lintas pegunungan ini merupakan salah satu yang paling ikonik di Indonesia. Sepanjang perjalanan, penumpang akan disuguhkan pemandangan Stasiun Nagreg—stasiun aktif tertinggi di Indonesia—serta indahnya lereng Gunung Mandalawangi, hamparan persawahan Garut, dan Tikungan Tapal Kuda Kadungora.
Jalur ini juga melewati Stasiun Cipeundeuy, lokasi pemberhentian wajib seluruh kereta untuk pemeriksaan teknis rem sebelum melanjutkan perjalanan menembus rute ekstrem.
2. Jalur Blitar–Malang–Bangil
Populer dengan sebutan Jalur Kantong, rute yang beroperasi sejak 1878–1897 ini menyajikan perpaduan sempurna antara sejarah dan keindahan alam. Penumpang dapat menyaksikan kemegahan Jembatan Lahor, menembus Terowongan Karangkates I & II, serta menikmati panorama Bendungan Ir. Sutami.
Tak hanya itu, lanskap Gunung Semeru, Bromo, Arjuno, Welirang, hingga keceriaan ikonik Kampung Warna-Warni Malang turut melengkapi perjalanan di lintasan ini.
3. Jalur Prupuk–Bumiayu–Purwokerto–Kroya
Dibuka pada 1916–1917, lintas utama bagian selatan Jawa ini menghubungkan kota-kota besar mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya. Pemandangan sepanjang rute ini sangat memanjakan mata berkat bentangan Pegunungan Pembarisan dan gagahnya kaki Gunung Slamet.
Pengalaman makin berkesan saat kereta melintasi Jembatan Sakalibel, membelah Sungai Serayu, hingga menembus Terowongan Notog dan Terowongan Kembar Kebasen.
4. Jalur Jember–Banyuwangi
Menghubungkan kawasan ujung timur Pulau Jawa sejak 1897–1903, jalur ini menyuguhkan eksotisme alam berupa pegunungan, hutan lebat, dan hamparan perkebunan.
Penumpang akan diajak melintasi kawasan Gunung Gumitir, menembus Terowongan Garahan dan Terowongan Mrawan, serta menyaksikan kemegahan Puncak Gunung Raung dan Gunung Ijen yang diiringi deretan pohon kelapa khas pesisir menuju Banyuwangi.
5. Jalur Purwakarta–Padalarang
Beroperasi sejak 1906, jalur legendaris penghubung Jakarta–Bandung ini terkenal dengan pemandangan menakjubkan khas Pegunungan Priangan.
Sensasi melintas di atas ketinggian bakal terasa saat kereta melewati Jembatan Cikubang dan Jembatan Cisomang yang membentang gagah di atas lembah dalam, sebelum akhirnya menembus gelapnya Terowongan Sasaksaat yang legendaris.
Sumber: ig.kai121
Editor Aro
#Jalur KAI
#KAI
#Kereta Api
#Kereta Api Indonesia




Headlines.Rabu, 22 April 2026

Ekbis.Sabtu, 25 April 2026

Headlines.Sabtu, 5 Oktober 2024

Headlines.Rabu, 12 Maret 2025