siginews

AMSI Jatim Bedah Masa Depan Media Siber di Tengah Ledakan AI

Reporter : Sigit P

Bisnis

Rabu, 29 Juli 2026

Waktu baca 2 menit

AMSI Jatim Bedah Masa Depan Media Siber di Tengah Ledakan AI

Siginews.com-Surabaya – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur membedah tantangan dan peluang masa depan industri media siber di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Isu ini dikupas tuntas dalam Seminar Nasional dan Rapat Kerja dengan mengusung tema “AI, Media, Energi dan Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia: Membangun Ekosistem Digital Berkelanjutan di Tengah Ledakan Artificial Intelligence”, di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu (29/7/2026).

Sejumlah tokoh dan pakar lintas sektor hadir sebagai pemateri, mulai dari Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika, Head of the Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Ciputra Prof. Ir. Iman Harymawan, Owner Suara.com Suwarjono, hingga anggota Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi (BPPO) AMSI Nasional Wenslaus Manggut.

Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika menyampaikan bahwa perubahan perilaku audiens akibat teknologi menuntut perusahaan media untuk bergerak dan beradaptasi dengan cepat. Meski demikian, ia menekankan agar pelaku industri media tidak memandang AI sebagai ancaman yang menakutkan.

“Kita akan mencari peluang dari itu. Harapannya AI tidak menjadi ancaman, tetapi justru menjadi peluang,” tegas Wahyu di Surabaya, Rabu (29/7/2026).

Menurut Wahyu, di balik ledakan teknologi AI, kebutuhan terhadap konten jurnalistik yang akurat, terverifikasi, dan memiliki kredibilitas tinggi justru makin meningkat. Sistem AI sendiri memerlukan pasokan data serta informasi tepercaya yang selama ini menjadi produk utama media massa.

Ia menambahkan, rangkaian pelatihan yang diselenggarakan AMSI dirancang untuk memberikan pembekalan konkret bagi media siber dalam menghadapi lanskap digital yang terus berubah.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

“Pelatihan ini mudah-mudahan bisa menjadi bekal untuk teman-teman media,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua AMSI Jawa Timur Yatimul Ainun menegaskan bahwa AI kini bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan sudah menyatu dalam ekosistem media harian. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama tanpa harus mengorbankan integritas jurnalistik.

“Artificial intelligence bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi bagian dari ekosistem media. Tantangannya adalah bagaimana media mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak, tetap menjaga kredibilitas informasi, dan menemukan model bisnis yang berkelanjutan,” ujar Ainun.

Melalui agenda Seminar Nasional dan Raker ini, AMSI Jatim berharap dapat melahirkan rumusan-rumusan solutif terkait model bisnis baru, keterkaitan sektor energi dengan transformasi digital, serta terciptanya ekosistem media siber yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

 

(Editor Aro)

#AI

#Amsi

#Amsi Jatim

#Diskominfo Jatim

#Jawa Timur

#Seminar Nasional

#Surabaya

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.