Aturan Satu Data se-Nasional Berlaku untuk Distribusi Pupuk di Kopdes
Reporter : Sigit P
Bisnis
Rabu, 28 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com – Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya integrasi data nasional untuk menyukseskan program prioritas pembangunan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri peluncuran Kolaborasi Satu Data Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Menkop optimis bahwa ketersediaan data yang akurat akan membuat kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi lebih efektif, terutama dalam penyaluran komoditas bersubsidi di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Ferry Juliantono mengakui adanya kendala teknis dalam menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 terkait pembangunan fisik gudang dan gerai Kopdes Merah Putih. Kesulitan utama terletak pada validitas data kebutuhan warga di tingkat akar rumput.
“Kesulitan yang ditemukan antara lain saat membutuhkan data terkait jumlah kepala keluarga yang menggunakan produk kebutuhan harian, seperti gas LPG 3 kilogram maupun pupuk bersubsidi di desa tertentu,” ungkap Ferry.
Dengan adanya Satu Data Indonesia, hambatan tersebut diharapkan hilang sehingga distribusi komoditas strategis melalui koperasi bisa dilakukan secara presisi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Sebelum kolaborasi ini resmi diluncurkan, Kemenkop telah melakukan berbagai inovasi mandiri untuk memvalidasi data, mulai dari penggunaan tenaga numerator di lapangan hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Ferry menekankan bahwa kerja kolaboratif lintas kementerian sangat krusial untuk mencegah data dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. “Tanpa kerja kolaboratif, masalahnya adalah validitas data yang rendah hingga kesimpangsiuran data,” tambahnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy, Menpan-RB Rini Widyantini, serta sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara. Menteri PPN Rachmat Pambudy menegaskan bahwa pembangunan nasional, baik di pusat maupun daerah, ke depannya wajib berbasis data ilmiah dan terintegrasi.
Menkop Ferry bahkan meyakini bahwa Satu Data dapat menjadi akselerator bagi visi besar negara.
“Peta jalan menuju Indonesia Emas bisa jadi bukan tahun 2045, tapi bisa jadi lebih cepat karena ada Satu Data,” pungkasnya.
Peluncuran ini ditutup dengan Penandatanganan Bersama Komitmen Sinergi untuk Negeri oleh lintas Kementerian/Lembaga serta para kepala daerah sebagai simbol dimulainya era baru kebijakan berbasis data di Indonesia.
(Editor Aro)
#Aturan penyaluran pupuk subsidi
#Kemenkop
#Kopdes Merah Putih
#Koperasi
#Koperasi Merah Putih
#Menkop Ferry Juliantono
#Sistem satu data



Berita Terkait

Emil Skakmat Lukman di Debat Kedua Pilgub Jatim 2024
Headlines.Senin, 4 November 2024

Kader PKB Jatim Ikut Demo Santri di Trans Icon Mall Surabaya
Headlines.Sabtu, 18 Oktober 2025

Rekonstruksi Sejarah & Peresmian Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso
Headlines.Minggu, 18 Januari 2026

Waspada Hoaks! Dirjen Bimas Kristen Tak Pernah Pungut Biaya Apapun
Hukrim.Rabu, 17 September 2025

