Beda Sikap dengan Prabowo, Presiden Brasil Tolak ‘Board of Peace’-Gaza
Reporter : Anggoro
Headlines
Senin, 26 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Internasional – Sebuah perbedaan tajam muncul di panggung diplomasi internasional antara dua pemimpin negara yang dikenal bersahabat dekat.
Di saat Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan Indonesia resmi bergabung sebagai anggota Board of Peace (Dewan Perdamaian) untuk rekonstruksi Gaza, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva justru mengambil langkah sebaliknya dengan melontarkan kritik pedas.
Lula secara tegas menolak inisiatif yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tersebut, dan menyebutnya sebagai ancaman bagi tatanan dunia yang demokratis.
Dalam pidatonya di acara Gerakan Pekerja Tanpa Tanah (MST) di Salvador, Brasil, Jumat (23/1/2026), Lula menilai pembentukan dewan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Langkah Trump yang mengumumkan dewan tersebut di sela-sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos dianggap sebagai tindakan sepihak yang berbahaya.
Lula bahkan menyindir ambisi Trump yang dianggap ingin mendominasi mekanisme internasional secara absolut.
“Presiden Trump mengusulkan pembentukan PBB baru, di mana dia sendiri menjadi pemiliknya,” tegas Lula sebagaimana dilansir dari DW, Sabtu (24/1/2026).
Perbedaan Strategi dengan Indonesia
Kontras dengan Brasil yang memilih tidak hadir meski diundang, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam dewan tersebut guna mendukung rekonstruksi di Gaza.
Bagi Lula, langkah Trump justru mempersempit ruang dialog internasional dan bertentangan dengan misi besar Brasil untuk mereformasi Dewan Keamanan PBB agar lebih representatif bagi negara-negara berkembang.
Lula secara konsisten mendorong agar negara-negara seperti Brasil, Meksiko, dan negara-negara Afrika mendapatkan posisi tetap di Dewan Keamanan demi keseimbangan kekuatan global.
(Editor Aro)
#Board of Peace
#Dewan perdamaian gaza
#Donald trump
#Konflik Gaza
#Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva
#Presiden Prabowo
#Rekonstruksi Gaza



Berita Terkait

Emil Dardak: Kejati Jatim Beri Harapan Baru Bagi Petani & Pelaku UMKM
Headlines.Jumat, 21 Maret 2025

Dinas PUPR Sebut Pabrik CV JPN Jombang Lakukan Pelanggaran Ganda
Hukrim.Rabu, 29 Oktober 2025

Ini Alasan Ujian Nasional (UN) Diganti Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Headlines.Sabtu, 3 Mei 2025

Ini Syarat Ikut Program Beasiswa 1000 Santri Kuliah S1 hingga S3
Daerah.Kamis, 4 Juli 2024

