Reporter : Sigit P
Headlines
Kamis, 9 Juli 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mendorong seluruh pengurus cabang olahraga (pengcab) dan KONI daerah untuk meninggalkan pola latihan konvensional yang hanya bertumpu pada ketahanan fisik. Pembinaan atlet kini diwajibkan memanfaatkan data ilmiah melalui konsep sport intelligence.
Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan bahwa iklim kompetisi olahraga modern saat ini menuntut pemetaan prestasi yang lebih terukur. Menurutnya, inovasi data sangat krusial untuk menganalisis rekam jejak performa atlet internal sekaligus membedah kekuatan serta kelemahan lawan di lapangan.
“Untuk mencapai prestasi, diperlukan desain dan perencanaan yang matang dalam mempersiapkan atlet. Sport intelligence merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan prestasi,” ujar Nabil dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2026).
Nabil memaparkan, integrasi data dari tingkat metodologi, pengumpulan, hingga pengelolaannya akan memudahkan tim pelatih menyusun program latihan yang lebih objektif dan tepat sasaran. Akurasi data ini juga dinilai mampu meminimalkan bias saat proses evaluasi berkala dilakukan.
“Sport intelligence menjadi bagian penting dalam kerangka pembinaan, mulai dari metodologi, pengumpulan data, pengelolaan data, hingga penyusunan kebijakan. Seluruh proses tersebut harus bermuara pada pencapaian prestasi,” cetusnya.
Kendati mulai mengandalkan sentuhan teknologi, KONI Jatim mengingatkan agar nilai-nilai sportivitas dan etika olahraga tetap dijaga. Nabil berharap cetak biru pembinaan berbasis data ini dapat segera diadopsi secara serentak oleh KONI kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur demi mendongkrak prestasi nasional maupun internasional.
(Editor Aro)
#Jawa Timur
#KONI
#KONI Jatim
#Olah raga
#Pembinaan atlet
#Pemn
#Sport intelligence
#Surabaya




Jawa Timur.Sabtu, 15 Maret 2025

Headlines.Rabu, 3 Desember 2025

Headlines.Sabtu, 4 Januari 2025

Jawa Timur.Jumat, 17 Oktober 2025