Diklat Haji 2026: Khofifah Usulkan Penambahan Petugas Ahli Fiqhun Nisa
Reporter : Editor 01
Headlines
Sabtu, 7 Februari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H / 2026 M di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (4/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah membawa usulan strategis terkait peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji perempuan, yakni dengan menambah petugas yang ahli di bidang Fiqhun Nisa (fiqih wanita).
Ia menekankan bahwa keberadaan ahli Fiqhun Nisa sangat krusial, terutama untuk membantu jemaah perempuan usia produktif atau usia subur yang sering menghadapi kendala terkait siklus menstruasi saat menjalani rangkaian ibadah di tanah suci.
“Kalau boleh ditambahkan Pak Dirjen, karena persoalan ini sering membuat orang menjadi ragu. Bagi perempuan usia subur yang menjalani haid saat haji, mereka sering ragu kapan saat harus bersuci. Menambahkan keilmuan terkait Fiqhun Nisa ini menurut saya sangat penting,” ungkap Khofifah di hadapan Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Selain penambahan personel ahli, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga mengusulkan adanya buku pegangan khusus mengenai Fiqhun Nisa yang dibagikan saat manasik haji.
Hal ini diharapkan menjadi referensi ilmiah bagi petugas maupun jemaah untuk menjawab keraguan terkait syariat ibadah bagi kaum perempuan.
Tahun ini, Diklat diikuti oleh 626 peserta yang akan menjadi garda terdepan dalam mendampingi jemaah dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengingat Jawa Timur merupakan salah satu provinsi pengirim jemaah haji terbesar, Khofifah meminta para petugas menguatkan niat dan membersihkan hati.
“PPIH memiliki peran strategis sebagai garda terdepan. Ada tanggung jawab moral yang besar untuk memastikan setiap jemaah mendapatkan pelayanan bermartabat sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” tegasnya.
Senada dengan Gubernur, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, meminta para petugas displin memanfaatkan waktu diklat selama 10 hari ke depan dengan maksimal.
“Disiplin merupakan pondasi dan cermin negara dalam melayani tamu Allah. Saya minta kuasai tugas masing-masing sehingga ketika di lapangan tinggal melayani sepenuh hati,” ujar Puji.
Diklat tahun ini dilaksanakan lebih awal guna memberikan ruang penguatan koordinasi dan konektivitas yang lebih panjang antar-petugas kloter sebelum jadwal keberangkatan dimulai.
(Editor Aro)
#Diklat PPIH Surabaya
#Embarkasi Surabaya
#Gubernur Khofifah
#Haji
#Jawa Timur
#jemaah haji
#Musim Haji
#Petugas ahli Fiqhun Nisa
#Surabaya



Berita Terkait

Piazza Firenze : Bisnis & Pemberdayaan Komunitas Kulit Lewat Koperasi
Ekbis.Jumat, 17 Januari 2025

Total 71 Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Ungkap Penyebab Utamanya
Headlines.Minggu, 28 September 2025

HSN: Golkar Jombang Serukan Spirit Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari
Jawa Timur.Rabu, 22 Oktober 2025

Grup Gay Ramai di Facebook Jombang, Warga Khawatir Kasus “Jagal Rian”
Jawa Timur.Selasa, 8 Juli 2025

