Gus Dur Lengkapi Tiga Generasi Pahlawan Nasional dari Tebuireng
Reporter : Redaksi
Headlines
Kamis, 13 November 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jombang – Kebanggaan melanda Pondok Pesantren Tebuireng menyambut penetapan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dengan gelar ini, Tebuireng kini memegang rekor unik: melahirkan tiga pahlawan nasional berturut-turut dalam satu garis keturunan, yakni kakek, ayah, dan cucu.
Gus Dur kini bersanding dengan sang kakek, KH Hasyim Asy’ari, dan sang ayah, KH Abdul Wahid Hasyim, sebagai simbol perjuangan bangsa.
Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga.
Ia menekankan bahwa gelar ini bukan sekadar kehormatan bagi keluarga, melainkan pengakuan negara terhadap nilai perjuangan dan keilmuan yang telah lama ditanamkan Tebuireng.
Gus Kikin berharap, jejak tiga tokoh besar ini dapat menginspirasi dan diwarisi oleh generasi muda Indonesia.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tapi amanah besar untuk kita semua, terutama anak muda. Tiga generasi ini menunjukkan bagaimana ilmu, ketulusan, dan persatuan bisa diwariskan dan diteruskan,” ujar Gus Kikin dalam pesan yang diterima wartawan, Rabu (12/11/2025).
Gus Kikin menegaskan bahwa spirit kebangsaan dari ketiga tokoh tersebut menjadi teladan penting di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Ia mengajak generasi muda untuk meneladani semangat keilmuan, kemandirian, dan persatuan umat sebagaimana diwariskan para pahlawan Tebuireng.
“Kalau kita mau kompak, bersatu, dan terus belajar seperti para pendahulu, insyaallah bangsa ini akan terus kuat,” tambahnya.
Terkait gelar pahlawan yang kini disandang Gus Dur, Gus Kikin menyebut tidak ada perubahan dalam tata cara penghormatan di kompleks makam Tebuireng. Namun, pihak pesantren akan menambahkan simbol-simbol penghargaan sebagai bentuk pengingat sejarah.
“Tidak ada perlakuan khusus. Semua tokoh yang dimakamkan di sini kami doakan dengan cara yang sama. Hanya nanti akan ada simbol baru sebagai penanda gelar pahlawan nasional Gus Dur,” jelasnya.
Kompleks makam keluarga besar Tebuireng kini menjadi tempat peristirahatan tiga tokoh besar bangsa: KH Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama), KH Abdul Wahid Hasyim (tokoh perumus dasar negara), dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Presiden ke-4 RI sekaligus pejuang pluralisme dan kemanusiaan).
Ketiganya bukan hanya dikenal sebagai ulama, melainkan juga pembela nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan lintas zaman. Melalui warisan mereka, Tebuireng kini tidak hanya menjadi pusat pendidikan Islam, tetapi juga penjaga semangat persatuan dan kebangsaan Indonesia.
(Pray/Editor Aro)
#Gus Dur
#Gus Dur jadi pahlawan nasional
#Gus kikin
#Pahlawan Nasional
#Pahlawan Nasional Tebuireng
#Pondok Pesantren Tebuireng



Berita Terkait

Cara Unik Ajak Anak ke Masjid: Dongeng Lucu Hingga Ramadan Camp!
Headlines.Kamis, 27 Maret 2025

Santri Demo Trans7 di The Trans Icon Surabaya
Headlines.Jumat, 17 Oktober 2025

Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia Oktober 2024
Hankam.Jumat, 4 Oktober 2024

Viral Surat Kementerian UMKM, Menteri Maman Datangi KPK,Begini Katanya
Hukrim.Jumat, 4 Juli 2025

