Koperasi Bukan Simpan Pinjam, Menkop: Kopdes Jadi Sekolah Bisnis Gen Z
Reporter : Sigit P
Bisnis
Selasa, 20 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan gebrakan besar dalam mengubah citra koperasi di Indonesia yang melekat dengan kegiatan simpan pinjam.
Ia menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dirancang sebagai “sekolah bisnis” bagi generasi muda, sekaligus solusi nyata bagi penyerapan tenaga kerja sarjana di pedesaan.
“Kami menekankan koperasi harus menjadi sekolah bisnis bagi anak muda, bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Kami perkuat strategi komunikasi dan tata kelola agar Kopdes benar-benar menyasar generasi muda,” tegas Ferry Juliantono dalam Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI di Senayan, Selasa (20/1/2026).
Langkah ini bertujuan agar Gen Z dan milenial tidak lagi memandang koperasi sebagai lembaga konvensional, melainkan sebagai wadah modern untuk berkarya dan berwirausaha secara kolektif.
Gandeng Kampus dan Hadirkan Mata Kuliah Koperasi
Untuk memperkuat pemahaman anak muda, Kemenkop bersinergi dengan Kemendikti untuk menghadirkan mata kuliah khusus tentang Koperasi dan Ekonomi Pancasila di perguruan tinggi.
Tak hanya teori, program KKN tematik juga akan diterjunkan untuk mengirim mahasiswa mendampingi tata kelola koperasi secara langsung di lapangan.
Saat ini, Kemenkop telah menyiapkan modul pelatihan digital serta program magang yang melibatkan lebih dari 500 peserta di berbagai sektor produktif, mulai dari pertanian hingga ekonomi pesantren.
Progres 80 Ribu Titik dan Inovasi Koperasi Vertikal
Hingga Januari 2026, tercatat lebih dari 1,7 juta masyarakat telah bergabung dengan Kopdes Merah Putih. Saat ini, pembangunan gerai dan gudang tengah berlangsung di sekitar 26 ribu titik di seluruh Indonesia.
Menghadapi tantangan keterbatasan lahan di beberapa wilayah, Menkop Ferry meluncurkan ide inovatif berupa pembangunan koperasi secara vertikal.
“Kami mempertimbangkan pembangunan secara vertikal atau spesifikasi berbeda agar percepatan fisik Kopdes berjalan sesuai target 80 ribu titik,” jelasnya.
Dukungan DPD RI: Solusi Pengangguran di Desa
Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian ini. Ia mengakui bahwa program Kopdes Merah Putih berhasil membuktikan keraguan masyarakat di masa lalu dengan menunjukkan hasil nyata dalam mengurangi angka pengangguran.
“Kini masyarakat melihat Kopdes berbeda dengan KUD masa lalu. Strukturnya lebih kuat dan manfaatnya nyata dirasakan untuk mengurangi pengangguran di desa,” kata Ahmad Nawardi.
Senada, Wamenkop Farida Farichah optimis bahwa keterlibatan sarjana muda dalam dua hingga tiga tahun ke depan akan membawa perubahan besar bagi ekonomi desa. Koperasi diharapkan menjadi jejaring raksasa yang memastikan kedaulatan ekonomi kembali ke tangan rakyat secara kolektif.
(Editor Aro)
#Gen-Z
#Kemenkop
#Kopdes Merah Putih
#Koperasi
#Koperasi jadi sekolah bisnis
#Koperasi masuk kampus
#Menkop Ferry Juliantono
#Milenial
#Wamenkop Farida Farichah



Berita Terkait

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Kayu Jati & Sita Hasil Curian
Headlines.Rabu, 6 November 2024

Harga BBM Terancam Naik Imbas Blokade AS ke Kapal Tanker Venezuela
Bisnis.Senin, 22 Desember 2025

Pendidikan Berkualitas: Khofifah Resmikan Fasilitas Sekolah Baru
Jawa Timur.Selasa, 25 Maret 2025

Hanura Jatim On Fire Menangkan Risma – Gus Hans di Pilgub Jatim 2024
Headlines.Kamis, 31 Oktober 2024

