siginews

Limbah Mikroplastik Kepung Jombang! Ini Tiga Titik yang Tercemar

Reporter : Redaksi

Headlines

Selasa, 20 Januari 2026

Waktu baca 2 menit

Limbah Mikroplastik Kepung Jombang! Ini Tiga Titik yang Tercemar

Siginews.com-Jombang – Riset terbaru mengungkap pencemaran mikroplastik di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Jombang. Data menunjukkan jenis mikroplastik yang paling mendominasi adalah fiber, yakni serat sintetis yang utamanya berasal dari limbah cucian dan aktivitas rumah tangga.

Pengambilan sampel dilakukan di Depan Polres Jombang, Depan Lapas Jombang, dan Jatirejo, Kecamatan Cukir. Jatirejo, Kecamatan Cukir, menjadi titik dengan temuan tertinggi, diikuti oleh lokasi di Depan Lapas dan Depan Polres.

Berikut rincian temuan per lokasi, yakni Depan Polres Jombang 13 partikel mikroplastik, seluruhnya berupa fiber.

Kemudian depan Lapas Jombang terdapat 14 partikel, terdiri dari 10 fiber, 1 film, dan 3 fragmen. Lalu di Jatirejo, Kecamatan Cukir terdapat 16 partikel, dengan komposisi 13 fiber, 2 film, dan 1 fragmen.

Dominasi fiber di semua lokasi, terutama di permukiman padat seperti Jatirejo, mengindikasikan limbah domestik sebagai kontributor utama pencemaran.

“Fiber ini paling banyak berasal dari aktivitas harian seperti mencuci pakaian. Serat-serat sintetis lepas, masuk ke saluran air, lalu bermuara ke sungai dan lingkungan sekitar,” jelas Rafika Aprilianti, Kepala Laboratorium Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), Selasa (20/1/2026).

Turut menjelaskan pendiri Ecoton, Prigi Arisandi, memperingatkan dampak berantai dari kontaminasi ini.

“Mikroplastik tidak hanya berhenti di air. Ia masuk ke rantai makanan, dimakan ikan, lalu kembali ke tubuh manusia. Ini ancaman jangka panjang yang sering dianggap sepele,” tegasnya.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Amiruddin Muttaqin, Peneliti Senior Ecoton, menyoroti akar masalahnya. “Selama sistem pengolahan air limbah rumah tangga belum dibenahi secara serius, maka mikroplastik akan terus mengalir bebas ke lingkungan,” ujarnya.

Temuan ini dipaparkan dalam kegiatan edukasi lingkungan di MA MTs Al Hikam Jatirejo, Diwek, Jombang, pada Senin (19/1/2026). Kegiatan yang melibatkan pelajar, guru, dan pegiat lingkungan ini mendapat sambutan positif.

“Kami ingin siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga sadar bahwa perilaku sehari-hari mereka punya dampak langsung terhadap lingkungan,” kata Matuhah Mustiqowati, Kepala MA Al Hikam Jatirejo.

Riset ini menjadi peringatan untuk pemerintah daerah agar memperkuat pengelolaan limbah, meningkatkan infrastruktur pengolahan air limbah domestik, dan mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

 

(Pray/Editor Aro)

#Jawa Timur

#Jombang

#Jombang tercemar mikropalstik

#Limbah

#Limbah Mikroplastik

#Limbah rumah tangga

#MA Al Hikam Jatirejo

#Riset ECOTON

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.