Reporter : Redaksi
Bisnis
Selasa, 1 September 2026
Waktu baca 2 menit

siginews.com-Jakarta – OCBC Indonesia bersama OCBC Singapura kembali menggelar OCBC One Connect 2026 di Jakarta, dan membuka peluang kolaborasi bisnis antara perusahaan Indonesia dengan China di bidang energi baru terbarukan.
“OCBC One Connect menjadi jembatan bagi perusahaan China untuk masuk dan berkembang di Indonesia, sekaligus mendukung perusahaan Indonesia menjajaki peluang di China dan sekitarnya,” ujar Direktur OCBC Martin Widjaja melalui siaran pers yang diterima pada Selasa (1/9/2026).
OCBC One Connect dicanangkan sejak dari 2023 dan terus berkembang dari forum jejaring, menjadi platform yang semakin terarah untuk memfasilitasi pertukaran wawasan pasar, mempertemukan mitra strategis, serta membantu perusahaan menerjemahkan peluang menjadi kerja sama bisnis yang konkret.
OCBC One Connect tahun ini, dihadiri oleh Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Bapak Cahyo Purnomo yang memaparkan mengenai kondisi realisasi investasi China di Indonesia (2021 – S1 2026).
Perkembangan inisiatif tersebut berjalan seiring dengan semakin kuatnya aktvitas bisnis antara Indonesia dan China yang difasilitasi oleh OCBC.
OCBC Indonesia mencatatkan jumlah nasabah bisnis China meningkat lebih dari 80% YoY per Juli 2026 (year on year), diiringi dengan volume kredit dan pendanaan yang tumbuh dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Tema tahun ini adalah Renewable Energy Value Chain Expansion, dimana kami yakini transisi energi tidak hanya berperan penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, tetapi juga menjadi katalisator bagi investasi, kemajuan teknologi, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan,” terang Martin.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bauran energi baru dan terbarukan di Indonesia mencapai 15,75% pada 2025, dengan total kapasitas terpasang sebesar 15.630 MW[1]. Momentum ini sejalan penambahan kapasitas pada tahun lalu, yang menjadikannya terbesar dalam lima tahun terakhir. Sehingga membuka peluang kolaborasi bagi pelaku manufaktur, penyedia teknologi, investor, dan mitra pembiayaan.
OCBC One Connect tahun ini yang membahas peluang kolaborasi di bidang energi, mempertemukan sekitar 40 perusahaan dari China dan 25 perusahaan dari Indonesia dalam format yang lebih terkurasi. Melalui sesi wawancara pasar dan business macthing, peserta dapat mengeksplorasi peluang, mempertemukan kapabilitas, serta membangun kemitraan.
“Jaringan lintas negara dan kapabilitas perbankan yang terintegritas, OCBC akan terus mendukung perusahaan Indonesia dan China dalam mengidentifikasi peluang, membangun koneksi strategis, serta mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” jelas Martin Widjaja.
(roi)
#bisnis
#China
#Direktur OCBC Martin Widjaja
#Ekbis
#Ekonomi
#Headlines
#headlines banner
#Indonesia
#internasional
#Nasional
#OCBC Indonesia
#OCBC One Connect
#OCBC One Connect 2026 Buka Peluang Kolaborasi Bisnis Indonesia-China
#OCBC Singapura




Ekbis.Kamis, 25 Juli 2024

Headlines.Minggu, 19 April 2026

Hankam.Senin, 30 Desember 2024

Headlines.Selasa, 28 Januari 2025