Reporter : Editor 01
Headlines
Minggu, 7 Juni 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Moto3 – Dunia balap Moto3 diguncang skandal teknis besar setelah dua mesin yang digunakan oleh pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, pada musim 2026 ditemukan telah dibuka dan dimodifikasi tanpa izin.
Berdasarkan temuan Direktur Teknis dan laporan resmi dari pabrikan mesin, FIM MotoGP Steward menjatuhkan sanksi berat berupa diskualifikasi terhadap Fernandez dari enam seri Grand Prix pertama musim ini, yakni tempat di mana kedua mesin ilegal tersebut terbukti digunakan.
Disisi lain, pembalap asal Gunung Kidul kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) merangsek naik posisi ke tiga klasemen Moto3 sekaligus merebut kembali posisi puncak rookie.
Kasus ini pertama kali terendus setelah gelaran GP Prancis. Sesuai standar regulasi, pabrikan mesin meminta agar segel dilepas dari kelompok mesin pertama milik pembalap mereka yang telah mencapai akhir masa pakainya.
Namun, petugas menemukan bahwa segel pada salah satu mesin milik Fernandez tidak sesuai dengan prosedur pemasangan kabel standar. Pemeriksaan lebih lanjut kemudian mengonfirmasi adanya pelanggaran berat di mana mesin tersebut telah dibongkar secara ilegal.
Tak berhenti sampai di situ, kecurangan kedua kembali terungkap pada akhir pekan balapan di Mugello. Saat tim Leopard Racing diminta menyerahkan beberapa mesin untuk pemeriksaan kesesuaian regulasi, pabrikan mesin mengamati adanya bukti manipulasi nyata pada kawat dan stiker segel di mesin kedua milik Fernandez.
Setelah diangkut di bawah pengawasan Kontrol Teknis dan dibongkar oleh pabrikan di bawah supervisi Direktur Teknis, ditemukan berbagai anomali yang menunjukkan bahwa dapur pacu tersebut telah dimodifikasi secara sepihak.
Akibat pelanggaran teknis fatal ini, kedua mesin tersebut langsung dihitung sebagai mesin baru dalam alokasi pembalap sesuai dengan Pasal 2.6.3.3.13(c) Regulasi FIM.
Lebih jauh, Steward menyatakan tindakan ini melanggar Pasal 2.6.3.3 mengenai Ketahanan Mesin kelas Moto3™ serta Pasal 3.3.2.2 terkait tindakan penipuan atau manipulasi yang merugikan kepentingan olahraga balap motor.
Sebagai konsekuensinya, FIM MotoGP Steward membatalkan seluruh hasil balapan Fernandez. Untuk penggunaan mesin ilegal pertama, ia didiskualifikasi dari Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat (AS), dan Spanyol.
Sementara untuk penyalahgunaan mesin ilegal kedua, sanksi diskualifikasi dijatuhkan untuk GP Prancis dan Catalunya.
Hukuman massal ini menjadi pukulan telak bagi karier sang pembalap pada musim 2026. Rider yang menunggangi motor bernomor #31 tersebut kini tercatat hanya mengantongi 13 poin murni yang didapatnya dari hasil GP Italia di Mugello.
Alhasil, posisi Adrian Fernandez langsung terjun bebas dari peringkat ketiga klasemen sementara Moto3 menuju papan bawah di zona 20 besar.
(Editor Aro)
#Adrian Fernandez
#Moto3
#Motogp
#Veda Ega Pratama




Headlines.Minggu, 29 September 2024

Headlines.Rabu, 18 Desember 2024

Headlines.Senin, 12 Januari 2026

Headlines.Selasa, 10 Maret 2026