Reporter : Editor 01
Bisnis
Selasa, 28 Juli 2026
Waktu baca 3 menit

siginews.com-Surabaya – Pelindo terus melakukan moderenisasi peralatan bongkar muat. PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) mendukung kelancaran kedatangan alat bongkar muat modern yang didatangkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) hingga Juli 2026.
Alat tersebut meliputi 4 unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), serta 2 unit QCC dan 4 unit RTG untuk PT Prima Multi Terminal (PMT) Belawan. Kehadiran peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pelindo Group dalam meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus logistik nasional.
Sebagai bagian dari proses distribusi alat berat melalui jalur laut, Pelindo Marine berperan memastikan kelancaran proses penundaan dan penyandaran kapal pengangkut QCC dan RTG sehingga seluruh tahapan pemindahan, bongkar, hingga penempatan peralatan dapat berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan operasional.
Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, mengatakan keberhasilan penyandaran QCC di Belawan dan Surabaya didukung oleh kesiapan armada. Dalam kegiatan tersebut, Kapal Tunda KT. Hang Tuah II dan KT. Hang Tuah III berkekuatan 2.000 HP mendukung proses penundaan di Belawan, sementara KT. Jayanegara 305 berkekuatan 3.000 HP memimpin penundaan di Tanjung Perak.
“Selain didukung armada yang andal, kami juga memastikan kompetensi personel untuk menjamin kelancaran operasional serta menghadirkan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan tepat waktu,” kata Elvin.
Peningkatan kapasitas pelabuhan melalui pembaruan alat dan fasilitas juga mendapat perhatian dari pelaku industri pelayaran nasional.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjawab pertumbuhan arus barang yang terus meningkat.
“Dengan dukungan infrastruktur, peralatan dan sistem operasi pelabuhan, harus terus diperbarui agar distribusi logistik nasional lebih optimal,” ujar Carmelita.
Penambahan QCC dan RTG di Belawan yang akan dioperasikan oleh PT Prima Multi Terminal (PMT) diharapkan mampu meningkatkan produktivitas terminal serta mempercepat layanan peti kemas.
Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal, Wahyudi mengatakan, penambahan QCC dan RTG ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan volume peti kemas di Belawan.
“Dengan dukungan peralatan yang lebih modern, kami optimistis dapat meningkatkan produktivitas terminal serta mempercepat pelayanan kapal dan kargo,” terang Wahyudi.
Sementara itu, Direktur Teknik PT Terminal Petikemas Surabaya, Topo Sapto Nugroho, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas terminal dilakukan melalui modernisasi peralatan dan optimalisasi aset.
“Selain mendatangkan peralatan baru untuk meningkatkan produktivitas dan keandalan operasional, kami juga melakukan relokasi dua unit QCC dari TPS ke Terminal Petikemas Berlian sebagai bagian dari upaya optimalisasi kapasitas layanan dan penguatan kesiapan menghadapi pertumbuhan arus peti kemas,” jelas Topo.
(roi)
#bisnis
#Ekbis
#Ekonomi
#headines
#headlines banner
#Pelabuhan Tanjung perak
#Pelindo Marine Kawal Kedatangan QCC dan RTG di Pelabuhan Tanjung Perak
#PT Pelindo Marine Service
#QCC
#Quay Container Crane
#RTG
#Rubber Tyred Gantry
#Surabaya




Ekbis.Senin, 5 Mei 2025

Hankam.Senin, 25 November 2024

Headlines.Senin, 26 Januari 2026

Headlines.Kamis, 6 Februari 2025