Reporter : Editor 01
Headlines
Jumat, 21 Agustus 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama masyarakat Jawa Timur kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan sebanyak 64,4 ton untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Logistik dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menggunakan kapal Dharma Rucitra VII menuju Labuan Bajo, Kamis (20/8/2026) malam.
Bantuan yang dikirim mencakup bahan makanan, obat-obatan, perlengkapan kebersihan (hygiene kit), hingga sarana medis. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa total bantuan akan terus dipasok hingga menembus angka 100 ton sesuai dengan pemetaan kebutuhan di lokasi bencana.
“Insya Allah hari ini yang sudah terkumpul sekitar 64,4 ton. Target sampai 100 ton yang bisa kita support. Persaudaraan dan kegotongroyongan harus dibangun semaksimal mungkin,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).
Dukungan Medis Terpadu dan Kesiapan 14 Rumah Sakit
Khofifah menjelaskan, penanganan darurat dari Jatim telah bergulir secara bertahap sejak 16 Agustus 2026 melalui pengiriman awal tim BPBD Jatim, disusul pengiriman 8,4 ton logistik serta tenaga medis ke wilayah Ende pada 17 Agustus 2026.
Bantuan obat-obatan pada pengiriman kali ini juga disesuaikan dengan hasil pemetaan tim dokter Jatim yang sudah bertugas di rumah sakit darurat Kemenkes.
Pemprov Jatim bahkan menyiagakan 14 rumah sakit daerah untuk menyuplai tambahan dokter spesialis, perawat, maupun kebutuhan medis darurat. Rombongan tim medis susulan dijadwalkan kembali berangkat pada 22 Agustus 2026.
“Mereka sudah support obat-obatan sesuai dengan yang diidentifikasi oleh dokter yang sudah lebih dulu sampai sana. Jadi kita akan melihat kebutuhannya, katakan kalau dokter spesialis apa, kalau perawat berapa orang,” terangnya.
Siapkan Trauma Healing hingga Dapur Umum
Selain memprioritaskan logistik fisik, Pemprov Jatim juga menyiagakan tim pendukung psikososial melalui Dinas Sosial Jatim guna memberikan layanan trauma healing dan konseling bagi para korban gempa.
Mengenai pendirian dapur umum lapangan dan posko tambahan, Khofifah memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar bantuan yang dikirim tepat sasaran serta tidak mengganggu sistem penanganan yang sudah berjalan di lapangan.
“Ini adalah duka bersama. Jawa Timur memiliki konektivitas laut yang memungkinkan bantuan dikirim lebih cepat. Semoga yang tertimpa musibah, yang meninggal mendapat tempat mulia, dan yang sedang dirawat segera sembuh,” pungkas Khofifah.
Editor Aro
#Bantuan Jatim gempa NTT
#Gempa NTT
#Gubernur Khofifah
#Jawa Timur
#Khofifah
#Korban gempa NTT
#Pemprov Jatim
#Surabaya




Headlines.Jumat, 12 Desember 2025

Nasional.Rabu, 30 Juli 2025

Jawa Timur.Kamis, 11 September 2025

Headlines.Senin, 13 Juli 2026