Tambah Koleksi Buku, Ini Tempat Membaca Buku Secara Gratis di Surabaya
Reporter : Editor 01
Headlines
Sabtu, 17 Januari 2026
Waktu baca 3 menit

Siginews.com-Surabaya – Perpustakaan Balai Pemuda mungkin menjadi ikon literasi di pusat kota, namun data terbaru menunjukkan bahwa warga Surabaya kini punya banyak pilihan tempat favorit untuk membaca buku secara gratis.
Sepanjang tahun 2025, angka kunjungan perpustakaan di Kota Pahlawan menembus angka fantastis, yakni 474.140 kunjungan.
Kepala Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan bahwa strategi memperluas akses hingga ke sudut-sudut kota menjadi kunci utama meningkatnya minat baca masyarakat, yang didominasi oleh kalangan pelajar.
“Saat ini layanan perpustakaan tersedia di dua lokasi utama, yakni di Balai Pemuda dan di wilayah Rungkut. Selain itu, kami juga terus memaksimalkan layanan perpustakaan keliling agar akses masyarakat terhadap bahan bacaan semakin merata,” ujar Yusuf, dalam siaran pers humas Pemkots Surabaya, yang dikutip Sabtu (17/1/2026).
Ia menjelaskan, perpustakaan keliling diarahkan ke lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Pada pagi hari, layanan difokuskan ke sekolah-sekolah, sedangkan pada siang hingga sore hari dialihkan ke taman-taman kota.
“Dengan pola seperti ini, kami berharap seluruh lapisan masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik, baik anak-anak, pelajar, maupun masyarakat umum yang memanfaatkan ruang publik,” jelasnya.
Bagi Anda yang ingin menikmati fasilitas baca gratis tanpa harus ke pusat kota, berikut adalah persebaran layanan yang menjadi primadona sepanjang 2025:
– Taman Bacaan Masyarakat (TBM): Menjadi juarai lokasi favorit dengan angka 193.158 kunjungan. TBM yang tersebar di berbagai wilayah memudahkan warga mengakses buku di lingkungan tempat tinggal mereka.
– Mobil Perpustakaan Keliling: Layanan jemput bola ini mencatat 138.611 pengunjung. Pada pagi hari, mobil ini menyasar sekolah-sekolah, sementara sore hari bergeser ke taman-taman kota untuk melayani keluarga yang sedang bersantai.
– Perpustakaan Balai Pemuda: Tetap menjadi magnet di pusat kota dengan 72.148 pengunjung.
– Perpustakaan Rungkut: Fasilitas di wilayah Surabaya Timur ini melayani 19.341 pengunjung.
– Pojok Baca Digital (Pocadi): Meski relatif baru, fasilitas ini telah dimanfaatkan oleh 1.391 pengunjung yang lebih menyukai akses literasi digital.
Yusuf menjelaskan bahwa daya tarik perpustakaan saat ini didukung oleh koleksi yang terus diperbarui. Hingga akhir 2025, total koleksi buku cetak dan digital di Surabaya mencapai 571.852 koleksi.
“Kami menambah koleksi buku anak seperti dongeng dan cerita bergambar agar anak-anak semakin tertarik. Selain koleksi fisik, kami juga siapkan layanan digital supaya akses lebih fleksibel,” ujar Yusuf.
Dari total kunjungan yang ada, kelompok usia pelajar menyumbang kontribusi terbesar dengan 370.852 kunjungan. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan dan taman bacaan telah menjadi bagian dari gaya hidup belajar generasi muda di Surabaya.
Ke depan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus memperbaiki manajemen layanan agar perpustakaan menjadi ruang publik yang lebih ramah, menyenangkan, dan modern.
“Strategi peningkatan minat baca akan terus diperkuat melalui pengembangan perpustakaan keliling dan penataan manajemen layanan yang lebih ramah anak,” pungkas Yusuf.
(Editor Aro)
#Baca buku gratis
#Dispusip Kota Surabaya
#Perpustakaan Surabaya
#Tempat baca buku gratis
#Tempat baca buku gratis di Surabaya



Berita Terkait

Menkeu Purbaya Beberkan Alasan Pemangkasan Anggaran Transfer ke Daerah
Daerah.Jumat, 3 Oktober 2025

‘Lillāhi Ta‘ālā’: Mengantar Anak ke Tanah Penempa Jiwa dan Akhlak
Jawa Timur.Selasa, 22 Juli 2025

Hati-hati! 5 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kesehatan Tubuh Anda
Lifestyle.Minggu, 28 September 2025

Astra Catat Penjualan Mobil di Januari Tahun Ini Capai 34.531 Unit
Ekbis.Kamis, 13 Februari 2025

