siginews

Tips Menanam Sisa Bahan Dapur dengan Media Air

Reporter : Redaksi

Lifestyle

Sabtu, 7 Februari 2026

Waktu baca 3 menit

Tips Menanam Sisa Bahan Dapur dengan Media Air

Siginews.com-Lifestyle – Siapa sangka, sisa bahan dapur yang biasanya langsung dibuang ternyata bisa tumbuh lagi hanya dengan media air.

Cara ini dikenal sebagai regrowing atau menanam ulang tanpa tanah.

Cocok untuk Anda pemula, penghuni rumah dengan ruang terbatas, sampai yang ingin mencoba hidroponik versi sederhana.

Namun, agar tanaman tidak sekadar hidup sebentar lalu layu, ada dua hal penting yang tidak boleh Anda lupakan, yaitu pH air dan nutrisi tanaman.

Media tanam air berarti akar tanaman tumbuh langsung di air tanpa tanah. Air berfungsi sebagai:

1. Penopang akar

2. Sumber air

3. Media penghantar nutrisi

 

Karena tidak ada tanah, nutrisi harus ditambahkan secara mandiri, bukan mengandalkan alam.

Lalu, bahan dapur apa saja yang bisa ditanam dengan media air dan paling mudah tumbuh?

1. Daun Bawang

Lakukan dengan cara:

Potong bagian akar ±3–5 cm, letakkan di gelas berisi air (akar saja yang terendam).

Tunggu dan dalam 2–3 hari, daun baru akan tumbuh.

 

2. Seledri

Anda bisa menggunakan bagian bonggol bawah, lalu rendam sebagian dasar di air.

Nantinya, daun baru akan muncul dari tengah.

 

3. Pakcoy / Sawi / Selada

Mulai dari potong bagian bawah batang, dan letakkan di air yang dangkal.

Ini cocok untuk sistem air statis.

 

4. Bawang Bombay & Bawang Merah

Anda perlu menunggu akar untuk tumbuh lebih dulu, kemudian letakkan di botol dan hanya akar yang terendam.

Cocok untuk percobaan singkat atau nantinya dipindah ke media lain.

Ini dia yang tidak boleh Anda lupakan, Air.

Air bukan sekadar bening, tapi pH air menentukan seberapa baik tanaman menyerap nutrisi.

pH Ideal untuk sayuran daun:

– pH 5,5 – 6,5

– Terlalu asam → akar stres

Iklan Wirajatimkso - Potrait

– Terlalu basa → nutrisi tidak terserap

 

Anda bisa menjaga pH air menggunakan air sumur atau air endapan (air keran diendapkan 12–24 jam).

Cek pH dengan kertas lakmus atau pH meter.

Jika terlalu basa → tambahkan sedikit air lemon / larutan pH down.

Jika terlalu asam → tambahkan pH up atau air biasa.

Air saja cukup untuk menumbuhkan akar dan daun awal, tapi tidak cukup untuk pertumbuhan jangka panjang.

 

Berikut pilihan pupuk untuk media air:

1. Nutrisi AB Mix (paling direkomendasikan)

AB Mix adalah pupuk khusus hidroponik yang mengandung:

* Nitrogen (N)

* Fosfor (P)

* Kalium (K)

* Kalsium, Magnesium, dan mikro nutrien

 

Cara pakainya sederhana, larutkan sesuai dosis (umumnya 5–10 ml per liter, tergantung merek), gunakan setelah tanaman mulai mengeluarkan daun baru.

Ganti air + nutrisi setiap 5–7 hari y.

 

2. Alternatif Alami (untuk pemula)

Untuk Anda yang masih bingung dan ingin berhemat, bisa menggunakan air rendaman kulit pisang (sangat encer) atau air bekas cucian beras (hanya untuk fase awal).

Namun, nutrisi alami memang tidak seimbang untuk jangka panjang.

Selain itu, ada beberapa tips supaya tnaman air Anda tidak cepat busuk:

* Jangan merendam seluruh batang, cukup akar

* Ganti air secara rutin

* Gunakan wadah bening tapi hindari sinar matahari langsung ke akar

* Jika akar berlendir atau berbau, segera ganti air

Jadi, gimana? Yuk mulai tanam bahan dapur Anda agar tidak perlu membeli lagi!

 

(Adentya Nabilah/Editor Aro)

#Tips menanam dengan media air

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.