Tuntutan Aksi GAZA pada Yaumul Quds di Kota Lama Surabaya
Reporter : Editor 01
Headlines
Jumat, 13 Maret 2026
Waktu baca 3 menit

siginews.com- Surabaya – Ratusan massa Gerakan Anti Zionis dan Amerika (GAZA) dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi damai di Yaumul Quds atau Jumat terakhir di bulan Ramadan, di kawasan Kota Lama, Surabaya, pada Jumat (13/3/2026).
“Yaumul Quds sebagai aksi solidaritas internasional tahunan yang diperingati setiap Jumat terakhir di bulan Ramadan untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang pendudukan Israel atas Yerusalem,” ujar Koordinator Aksi GAZA, Muhammad Hafi di sela-sela aksinya di Kota Lama, Surabaya, Jumat (13/3/2026).
Ratusan massa aksi GAZA datang dari berbagai elemen masyarakat dan lintas daerah. Ada yang dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto. Juga ada dari Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bojonegoro dan beberapa daerah lainnya.
Hafi mengatakan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan pada aksi Yaumul Quds di Tahun 2026 ini. Pertama, pihaknya menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, serta ribuan warga sipil di berbagai tempat yang menjadi korban serangan militer akibat ambisi geopolitik.
“Kami mengutuk pelanggaran atas kedaulatan wilayah Iran yang mencederai prinsip-prinsip United Nations Charter,” tegasnya.

“Kedua, Kami ingin memberikan penghormatan kepada para martir (syuhada) tragedi kemanusiaan serta menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi geopolitik dunia yang kian mengkhawatirkan dan respon pemerintah yang tidak berpijak pada nalar dan konstitusi,” ujarnya.
Ketiga, pihaknya menyerukan agar komunitas internasional mengambil peran strategis untuk memberikan tekanan politik pada Amerika Serikat dan Israel agar segera menghentikan segala bentuk provokasi dan serangan militer terhadap Iran dan negeri lainnya
“Guna mencegah pecahnya Perang Dunia III yang akan berdampak katastropik bagi ekonomi dan kemanusiaan universal,” tuturnya.
Keempat, pihaknya mendesak kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atau pemerintah Republik Indonesia untuk segera menarik diri dari keanggotaan Board of Peace (BoP).
“Kami menilai keterlibatan dalam badan tersebut sebagai bentuk kompromi terhadap kedaulata, dan pelanggaran terhadap amanat Konstitusi UUD 1945 yang mewajibkan Indonesia tetap independen. Konstitusi kita adalah kompas, bukan teks mati,” katanya.
“Membiarkan Indonesia larut dalam agenda Board of Peace di tengah agresi terhadap Iran adalah bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan yang menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia,” tambah Hafi.
Kelima, Pemerintah (dalam hal ini Kementerian Luar Negeri) harus berusaha mengembalikan marwah diplomasi Indonesia yang bebas aktif dan berpihak pada keadilan, bukan pada aliansi militer atau politik tertentu yang diprakarsai oleh negara-negara aggressor dan penjajah.
“Pemerintah seyogyanya mengambil peran memimpin konsolidasi negara-negara Non-Blok dan OKI dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan perlindungan hukum internasional pasca-gugurnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Sayyid Khamenei, demi stabilitas kawasan dan dunia global,” ujarnya.
“DPR RI juga seharusnya menjalankan fungsi pengawasan dan audit terhadap kebijakan luar negeri pemerintah yang dinilai keluar dari koridor konsensus nasional dan jati diri bangsa,” jelas Koordinator Aksi GAZA, Muhammad Hafi.
Aksi damai dari GAZA ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Ratusan massa mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut menyuarakan pembebasan Palestina dari penjajahan Israel yang didukung Amerika Serikat.
Aksi Yaumul Quds di Kota Lama, dekat Jembatan Merah, Surabaya, ini juga mendapatkan pengamanan aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya.
(roi)
#Ayatullah Khamenei
#Board of Peace
#BoP
#Gaza
#Gerakan Anti Zionis dan Amerika
#Headlines
#internasional
#Iran
#Koordinator Aksi GAZA Muhammad Hafi
#Kota lama surabaya
#Perang Israel-Iran
#Surabaya
#Tuntutan Aksi GAZA pada Yaumul Quds di Kota Lama Surabaya



Berita Terkait

Aktivis Lingkungan Temukan Air Limbah PT IRP Jombang Lampaui Baku Mutu
Headlines.Senin, 26 Januari 2026

UMKM Jatim Jangan Gaptek! Digitalisasi Bisa Bikin Dagangan Laris
Ekbis.Senin, 21 April 2025

Kantong Bolong Lagi? Harga Bawang Merah Naik Rp 29.540 per kg
Ekbis.Kamis, 19 September 2024

Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Jatim 2045 Disetujui
Daerah.Senin, 1 Juli 2024

