Waspada! Penipuan Modus File.APK, BRI Imbau Nasabah Perkuat Keamanan
Reporter : Siginews
Headlines
Selasa, 17 Maret 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara resmi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rekening di tengah meningkatnya aktivitas komunikasi digital menjelang periode Idulfitri. Imbauan ini berfokus pada ancaman distribusi file dari sumber yang tidak terverifikasi.
Menurut BRI, modus penipuan saat ini jamak menggunakan rekayasa sosial melalui platform pesan singkat. Pelaku biasanya mengirimkan lampiran format .APK yang disamarkan sebagai dokumen penting seperti undangan digital atau surat instansi pemerintah.
Secara teknis, pemasangan file tersebut memungkinkan program jahat (malware) merusak sistem dan menyalahgunakan izin akses perangkat untuk mengeksploitasi layanan keuangan pengguna.
BRI menekankan pentingnya bagi nasabah untuk tidak mengunduh aplikasi di luar toko resmi demi menjaga integritas data dan saldo rekening.
Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang dan menuntut penguatan kewaspadaan bersama.
“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.
Jika menerima pesan yang tampak janggal, misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau “verifikasi” data, atau menyertakan lampiran file dari nomor yang tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan penting lainnya, nasabah diminta memastikan
kebenaran pengirim dan melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan untuk menambah perlindungan pada akses layanan digital.
Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau menginstal file .APK yang mencurigakan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi yang terpasang.
Selanjutnya, nasabah dapat segera mengubah username, PIN, dan password akun BRImo maupun akun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat untuk memastikan perangkat bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal.
Nasabah juga perlu melakukan pemblokiran nomor pengirim apabila pesan terindikasi penipuan, dan jika ditemukan aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017.
“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin.
(Editor Aro)
#BRI
#BRImo
#Cyber crime
#Kejahatan siber
#Nasabah BRI
#Penipuan
#Penipuan nasabah bank



Berita Terkait

Puncak Dua Abad Ponpes Bahrul Ulum Jombang dan Tausiah Gus Miftah
Headlines.Senin, 20 Oktober 2025

Arsenal Vs Leeds: Statistik Unggul, Arsenal Diprediksi Menang Mudah
Internasional.Kamis, 21 Agustus 2025

Pusing Sampai Kesemutan? Tanda Kolesterol Sudah Tinggi di Tubuh Anda
Lifestyle.Selasa, 30 September 2025

1.131 Kasus Kriminalisasi Warga: Jimly Kaget Dengar Keluhan Aktivis
Headlines.Kamis, 27 November 2025

