Reporter : Anggoro
Headlines
Sabtu, 13 Juni 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Haji 2026 – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kini telah memasuki hari ke-53. Sebanyak 187 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan rincian 72.825 jemaah dan 747 petugas, sehingga total yang telah bertolak menuju Indonesia mencapai 73.572 orang.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung dengan lancar,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj) Ichsan Marsha di Makkah, Jumat (12/6).
Ichsan memaparkan, dari total pergerakan tersebut, sebanyak 176 kloter di antaranya telah mendarat resmi di Indonesia dengan membawa 68.686 jemaah dan 702 petugas.
Dengan demikian, akumulasi kedatangan jemaah di Tanah Air hingga saat ini mencapai 69.388 orang. Sementara untuk jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia, tercatat ada 15.802 orang yang terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Di samping pemulangan ke Tanah Air, proses mobilisasi jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus diintensifkan. Sampai hari ini, sebanyak 88 kloter yang mengangkut 33.820 jemaah dan 352 petugas (total 34.172 orang) telah diberangkatkan menuju Madinah.
Terkait prosedur penerbangan, Kemenhaj kembali mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jemaah agar mematuhi aturan barang bawaan. Jemaah dilarang keras memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin.
“Air zamzam yang menjadi hak jemaah telah disiapkan dan akan diterima setibanya di Tanah Air melalui debarkasi. Karena itu, kami mengimbau seluruh jemaah untuk tidak menyimpan air zamzam di dalam koper guna menghindari kendala dalam proses pemeriksaan dan penerbangan,” tegas Ichsan.
Pesan Kemabruran dan Saling Jaga Jemaah Lansia
Mengingat cuaca di Arab Saudi yang masih cukup panas, Kemenhaj meminta jemaah yang masih menunggu jadwal kepulangan untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dan memperkuat kepedulian antarsesama, terutama terhadap jemaah lansia dan disabilitas.
Ichsan menekankan bahwa keberhasilan haji tidak sekadar diukur dari lancarnya operasional udara, melainkan bagaimana nilai gotong royong dan kemabruran itu diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Perjalanan haji memang telah usai, tetapi pengabdian sebagai haji mabrur baru dimulai. Sukses peradaban dimulai dari hal-hal sederhana, seperti kepedulian kepada sesama, saling menghormati, menjaga ketertiban, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar saat kembali ke Indonesia,” pungkasnya.
(Editor Aro)
#Arab Saudi
#Haji
#jemaah haji
#Kemenhaj
#Pemulangan Jamaah Haji




Ekbis.Selasa, 12 Mei 2026

Headlines.Kamis, 2 Januari 2025

Bisnis.Jumat, 19 Desember 2025

Ekbis.Senin, 6 Januari 2025