BMKG Ungkap Gempa Sumenep M 6,0 Dipicu Sesar Aktif Bawah Laut
Reporter : Editor 01
Daerah
Rabu, 1 Oktober 2025
Waktu baca 2 menit

siginews.com-Sumenep – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis analisis ilmiah terkait gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi pada Selasa malam (30/9).
Gempa yang awalnya berkekuatan M 6,5 ini telah diperbarui parameternya menjadi Magnitudo M 6,0.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang berpusat di laut, disebabkan oleh adanya aktivitas sesar aktif bawah laut.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujar Dr. Daryono kepada wartawan, Rabu (1/10/2025).
Mekanisme Thrust Fault dan Dampak Getaran
Hasil analisis mekanisme sumber BMKG menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Episentrum gempa M 6,0 ini terletak pada koordinat 7,35° LS dan 114,22° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 km arah Tenggara Sumenep, Jawa Timur, dengan kedalaman dangkal, yaitu 12 km.
Dr. Daryono merinci dampak getaran yang dirasakan di berbagai wilayah:
- Pulau Sapudi (V-VI MMI): Getaran dirasakan semua orang, dan terjadi kerusakan ringan pada bangunan.
- Sumenep, Pamekasan, Surabaya (III-IV MMI): Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti truk besar melintas.
- Tuban, Denpasar, Gianyar (III MMI): Getaran juga terasa nyata di dalam rumah.
BMKG memastikan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 00.29 WIB, BMKG telah memonitor adanya 4 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M 4,4.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.
(Editor Aro)
#Analisa BMKG
#BMKG
#Gempa Sesar Aktif
#Gempa Sumenep
#Jawa Timur
#Sumenep



Berita Terkait

Wisma Jerman Fasilitasi Pameran Karya Seniman Lokal Tenun Gedhog Tuban
Bisnis.Jumat, 31 Oktober 2025

Kota Santri Diserang Miras? 2.600 Botol Miras Dari Bali Hingga Nganjuk
Hukrim.Selasa, 18 Februari 2025

Usut Korupsi Proyek PJU Dishub, Kejari Cianjur Hitung Kerugian Negara
Daerah.Jumat, 27 Juni 2025

Casper Jombang Matangkan Persiapan, Bidik Dua Kemenangan di Madiun
Jawa Timur.Minggu, 7 September 2025

