MANTRA116 2026: 4.015 Pelari dari 21 Negara Taklukkan Arjuno-Welirang
Reporter : Anggoro
Headlines
Senin, 6 Juli 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Pasuruan — Sebanyak 4.015 pelari dari 21 negara dan 29 provinsi di Indonesia berkumpul untuk menaklukkan jalur ekstrem Pegunungan Arjuno-Welirang dalam ajang International Trail Running MANTRA116 2026. Kompetisi lari lintas alam bertaraf internasional ini berlangsung selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung untuk melepas ribuan peserta pada hari terakhir penyelenggaraan di Kaliandra Eco Resort, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/7/2026). Di puncak acara tersebut, Khofifah melepas sekitar 1.750 pelari yang berlaga di kategori 10 kilometer dan 17 kilometer.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas Malang Trail Run (MANTRA), panitia, relawan, aparat keamanan, serta tenaga medis yang sukses menyelenggarakan acara.
“Hari ini kita bersama-sama explore keindahan Lereng Arjuno, Lereng Welirang, dan Tahura Raden Soerjo yang menjadi bagian dari Cagar Biosfer Bromo Tengger Semeru Arjuno yang diakui UNESCO,” ujar Khofifah.
Menurutnya, melonjaknya partisipasi peserta mancanegara menjadi bukti kuatnya kepercayaan dunia terhadap potensi sport tourism Jawa Timur.
“Bagaimana menikmati Indonesia dengan keindahan alam dan mudah-mudahan menjadi sport tourism yang akan menjadi energi positif bagi kita semua.”
Memasuki tahun ke-10, MANTRA116 telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ajang trail running paling bergengsi di Indonesia. Event ini bahkan telah mengantongi pengakuan internasional dari International Trail Running Association (ITRA) dan UTMB Index.
Adapun pelari asing yang berpartisipasi dalam ajang ini berasal dari berbagai belahan dunia, termasuk Australia, Prancis, Jepang, Belanda, Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, hingga Vietnam.
Selain mempromosikan pariwisata alam, pergelaran ini membawa dampak ekonomi linier yang signifikan bagi warga lokal. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi dilaporkan mengalami lonjakan pendapatan berkat kehadiran ribuan peserta dan pendamping.
Kendati demikian, Khofifah menegaskan bahwa esensi utama dari MANTRA116 adalah membawa misi kelestarian lingkungan. Ia berharap pengembangan olahraga berbasis alam ini selalu berjalan beriringan dengan upaya menjaga ekosistem hutan pegunungan.
Antusiasme tinggi juga dirasakan oleh Melinda, peserta kategori 10 kilometer asal Ponorogo. Ia mengaku telah melakukan persiapan matang demi merasakan atmosfer kompetisi yang menantang ini.
“Event yang sangat saya tunggu-tunggu. Jalurnya menantang, pemandangannya luar biasa, dan atmosfernya sangat berbeda dibandingkan lomba lari lainnya,” tutur Melinda.
Sebagai informasi, MANTRA116 2026 mempertandingkan enam kategori lomba, yakni lintasan ultra 116 kilometer, 68 kilometer, 38 kilometer, 34 kilometer, 17 kilometer, dan 10 kilometer. Seluruh rute dirancang melintasi keindahan alam khas cagar biosfer Tahura Raden Soerjo.
(Editor Aro)
#Event Lari
#Gubernur Khofifah
#MANTRA116 2026
#Trail Running MANTRA116 2026



Berita Terkait

Banjir Sumatra-Gelondongan Kayu: Presiden Sebut Menhut Ragu Bertindak?
Bisnis.Selasa, 16 Desember 2025

Konten Kreator Fiki Naki & Tinandrose Resmi Menikah Hari Ini (24/11)
Headlines.Senin, 24 November 2025

Daftar Mutasi Pejabat Jaksa di Wilayah Jawa Timur Juli 2025
Headlines.Senin, 7 Juli 2025

Pria Jombang Ini Kreatif Bikin Kerajinan Diorama 3 Dimensi dari Limbah
Bisnis.Jumat, 28 November 2025

