siginews

Gerakan Pangan Murah Serbu Benowo, Bisa Belanja Sembako Murah

Reporter : Editor 02

Ekbis

Rabu, 4 Maret 2026

Waktu baca 2 menit

Gerakan Pangan Murah Serbu Benowo, Bisa Belanja Sembako Murah

Siginews.com-Surabaya – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM)di Kantor Kelurahan Benowo pada Rabu (4/3/2026).

Antusiasme warga terlihat sejak pagi dengan mengantre demi mendapatkan komoditas pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menyatakan bahwa GPM sengaja didekatkan ke pemukiman untuk memangkas akses warga terhadap bahan pokok (bapok).

“Selama Ramadan ini, fokus kami adalah mendekatkan komoditas pangan kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Ini langkah nyata kami untuk mengantisipasi inflasi agar harga tetap stabil,” ujar Antiek di sela-sela peninjauan GPM.

Merespons tingginya animo masyarakat, DKPP melakukan penyesuaian stok. Jika biasanya hanya menyediakan beras SPHP, kini pihaknya menyediakan beras kualitas premium. Selain itu, varian produk juga diperluas mencakup gula pasir, minyak goreng, telur ayam, hingga cabai.

Meski sempat ada sedikit kendala pada pasokan minyak goreng dari pihak pabrik, Antiek memastikan kondisi tersebut sudah teratasi.

“Kondisi pasokan sementara sudah bisa dikendalikan dan harganya pun stabil,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, DKPP menyiapkan setidaknya 400 sak beras, 1.200 liter Minyakita, 75 pack telur ayam, serta daging segar dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Kehadiran GPM disambut hangat oleh warga, salah satunya Elianti (45), warga Kauman. Ia mengungkapkan bahwa selisih harga di GPM sangat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah tren kenaikan harga di pasar tradisional.

“Sangat membantu sekali, harganya jauh lebih murah. Di pasar, harga Minyakita sudah hampir Rp18.000, tapi di sini kami bisa dapat Rp15.000. Begitu juga dengan telur dan gula yang harganya sedang merangkak naik, jadi GPM ini solusi tepat buat kami,” ujar Eli.

Menjelang Idulfitri yang tinggal dua pekan lagi, Antiek mengimbau masyarakat Surabaya untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ia menegaskan bahwa stok pangan di Surabaya dalam kondisi aman.

“Kami harap warga belanja seperlunya agar tidak terjadi pemborosan atau banyak makanan yang terbuang (food waste). Belanjalah dengan nyaman karena harga akan terus kita kendalikan,” pungkasnya.

 

(Editor Aro)

#Gerakan pasar murah

#Idulfitri

#Jawa Timur

#Pemkot Surabaya

#Sembako

#Sembako Murah

#Surabaya

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.